LINTAS7.NET, PACITAN-Upaya pengembangan kawasan berbasis lingkungan terus didorong di Kabupaten Pacitan. PLN Nusantara Power UP Pacitan bersama Kelompok Masyarakat Wono Arum meresmikan sekaligus melakukan penanaman bibit alpukat di kawasan Agrowisata Kebun Alpukat, Cakak Telo, Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Rabu (16/4).
Sebanyak 400 bibit alpukat ditanam di lahan yang telah dipersiapkan oleh Kelompok Wono Arum. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pengembangan agrowisata berbasis pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimca Sudimoro, Camat Sudimoro, perwakilan Polres Pacitan, Pemerintah Desa Sukorejo, BPD, gabungan kelompok tani, serta Kelompok Wono Arum sebagai pengelola kawasan.
Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pengembangan agrowisata,” ujar Munif.
Ia menambahkan, keberadaan kawasan agrowisata yang berdekatan dengan operasional pembangkit justru menjadi nilai tambah tersendiri. “Kami melihat potensi besar di sini. Selain penghijauan, kawasan ini memiliki panorama unik dengan latar pembangkit listrik yang bisa menjadi daya tarik wisata. Ini menjadi kolaborasi yang saling menguatkan antara industri dan masyarakat,” lanjutnya.
Kegiatan ini juga melibatkan insan PLN Nusantara Power sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi dengan masyarakat sekitar. Diharapkan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan kelompok masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan kawasan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan adanya pengembangan Agrowisata Kebun Alpukat ini, Desa Sukorejo diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata berbasis lingkungan yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga. (*)






