Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN — SMPIT Al-Wakil yang berlokasi di Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, menggelar kegiatan parenting bertajuk “Mendidik Generasi Bijak Digital: Sinergi Sekolah dan Orangtua” pada Rabu, 30 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber diantarannya dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pacitan sebagai narasumber utama, Praktisi Media Sosial dan Konten Kreator.

Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dihadiri oleh para wali siswa, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dewan guru, Ketua Komite serta ketua Yayasan Al-Wakil. Antusiasme orangtua terlihat sejak sesi pembukaan hingga diskusi interaktif yang berlangsung hangat.

 

Tantangan Parenting di Era Digital

Kepala SMPIT Al-Wakil, Surtiyani, SE dalam sambutannya menyoroti bahwa tantangan terbesar orangtua saat ini bukan lagi semata-mata soal nilai rapor, melainkan bagaimana mendampingi anak di tengah derasnya arus informasi digital.

“Anak-anak kita adalah digital native. Mereka lahir dan tumbuh bersama teknologi. Tanpa pendampingan yang tepat, mereka sangat rentan terhadap konten negatif, kecanduan game online, hingga perundungan di dunia maya. Maka, peran orangtua dan guru harus bersinergi, bukan berjalan sendiri-sendiri.” Ungkap Surtiyani.

Baca Juga :  Sambangi Pelaku UMKM Ngawi, Sandiaga Uno Janjikan Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat
Peran orangtua sangat krusial. Pemerintah sudah menyediakan payung hukum melalui PP Tunas, tetapi pengawasan dan pendampingan di rumah tetap menjadi benteng utama.

Literasi Digital Kunci Lindungi Anak dari Dunia Maya

Sementara itu, Mashudi dari Diskominfo Kabupaten Pacitan menyampaikan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan gawai, melainkan mencakup pemahaman etika berinternet, keamanan siber, serta kemampuan menyaring informasi.

“Peran orangtua sangat krusial. Pemerintah sudah menyediakan payung hukum melalui PP Tunas, tetapi pengawasan dan pendampingan di rumah tetap menjadi benteng utama. Jangan sampai anak kita menjadi korban hanya karena kita lengah,” ujar Mashudi di hadapan para peserta.

Dirinya menggarisbawahi, bahwasannya pemberlakuan PP Tunas ini  bukan melarang anak-anak belajar tehnologi, atau berkreasi di internet. yang diatur adalah bagaimana mereka terlindungi dari resiko yang belum siap mereka hadapi.

“Anak-anak tetap bisa belajar coding, membuat film, menggambar digital atau berinovasi. Bedanya kita memastikan mereka tumbuh diruang digital yang lebih aman, lebih sehat dan lebih manusiawi. Karena masa depan inovasi indonesia justru ada pada anak-anak kita,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Praktisi Media Sosial, Wira Swastika bahwasannya mendampingi lebih baik daripada melarang. Ketika anak memahami alasan di balik sebuah aturan, mereka akan tumbuh menjadi individu yang mampu mengambil keputusan bijak secara mandiri.

Baca Juga :  Kecuali Pacitan dan Tuban, Hari Ini Gubernur Jatim Melantik Kepala Daerah Terpilih

 

Dukungan Orangtua dan Komitmen Sekolah

SMPIT Al-Wakil sendiri telah menerapkan program literasi digital di lingkungan sekolah. Para siswa dibiasakan menggunakan perangkat digital untuk kegiatan produktif, seperti riset tugas, pembuatan presentasi, dan pengembangan kreativitas. Sekolah juga secara aktif menjalin komunikasi dengan orangtua dalam memantau penggunaan gawai siswa di rumah.

Salah seorang wali siswa menyampaikan kesannya:

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan. Saya jadi sadar bahwa melarang anak main HP saja tidak cukup. Apalagi dengan adanya PP Tunas, kami sebagai orangtua jadi tahu bahwa ada regulasi yang melindungi anak-anak dari kejahatan digital,” ungkap salah seorang Walimurid.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi Generasi Bijak Digital SMPIT Al-Wakil oleh Kepala sekolah SMPIT Al-Wakil ; Surtiyani, SE, Ketua Yayasan ; Aminuddin Kukuh Santoso, SH, Pengawas Sekolah; Amin Darodjatin, M.Pd, Perwakilan Diskominfo Pacitan, Ketua komite sekolah, walimurid dan perwakilan siswa. (Red/F)

Berita Terkait

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Berita Terbaru