LINTAS7.NET, PACITAN- Kecamatan Ngadirojo mendukung penuh program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN. Program inovatif ini dinilai tak sekadar tempat penitipan anak biasa, melainkan solusi bagi orang tua bekerja agar tetap produktif tanpa mengorbankan tumbuh kembang buah hati.
Camat Muhammad Taufik Effendi, menyatakan program TAMASYA hadir sebagai “safe haven” bagi anak-anak di Ngadirojo. Menurutnya, program ini memberikan layanan berkualitas yang mengintegrasikan pengasuhan, gizi, hingga edukasi bagi orang tua.
“Keberhasilan masa depan anak bergantung pada pola asuh sekarang. Kita ingin anak-anak Ngadirojo tumbuh sehat, bebas stunting, dan terlindungi,” katanya dalam sosialisasi TAMASYA TPA Al Ilmi di Eks Kawedanan pada Jumat (13/2).
Lebih lanjut, Camat Taufik mengungkap program TAMASYA dirancang untuk memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang aman, terpantau dan berkualitas.
“Di TAMASYA, anak-anak mendapatkan layanan terpadu mulai dari pemantauan tumbuh kembang, deteksi dini, hingga rujukan kesehatan cepat jika dibutuhkan,” tegasnya.
Adapun pilar utama program TAMASYA meliputi pengasuhan berkualitas berupa stimulasi tepat sesuai usia. Kemudian Gizi Seimbang sebagai senjata utama lawan stunting. Lingkungan Aman atau perlindungan anak yang optimal dan sinergi serta kolaborasi erat orang tua dan pemerintah.
TAMASYA diharapkan jadi salah satu program quick win Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh. (Red/Adv).






