Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat M. Taufik Effendi ingatkan pentingnya pola asuh anak tepat dan sehat demi tumbuh kembang dan masa depan generasi berkualitas di Kecamatan Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

Camat M. Taufik Effendi ingatkan pentingnya pola asuh anak tepat dan sehat demi tumbuh kembang dan masa depan generasi berkualitas di Kecamatan Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PACITAN- Kecamatan Ngadirojo mendukung penuh program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diinisiasi Kemendukbangga/BKKBN. Program inovatif ini dinilai tak sekadar tempat penitipan anak biasa, melainkan solusi bagi orang tua bekerja agar tetap produktif tanpa mengorbankan tumbuh kembang buah hati.

Camat Muhammad Taufik Effendi, menyatakan program TAMASYA hadir sebagai “safe haven” bagi anak-anak di Ngadirojo. Menurutnya, program ini memberikan layanan berkualitas yang mengintegrasikan pengasuhan, gizi, hingga edukasi bagi orang tua.

Baca Juga :  Gelar Kampanye di Kecamatan Tegalombo, Aji-Gagarin Dengarkan Aspirasi Warga Desa Kasihan

“Keberhasilan masa depan anak bergantung pada pola asuh sekarang. Kita ingin anak-anak Ngadirojo tumbuh sehat, bebas stunting, dan terlindungi,” katanya dalam sosialisasi TAMASYA TPA Al Ilmi di Eks Kawedanan pada Jumat (13/2).

Lebih lanjut, Camat Taufik mengungkap program TAMASYA dirancang untuk memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang aman, terpantau dan berkualitas.

“Di TAMASYA, anak-anak mendapatkan layanan terpadu mulai dari pemantauan tumbuh kembang, deteksi dini, hingga rujukan kesehatan cepat jika dibutuhkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Motor vs Mobil, Pelajar Asal Karanganyar Meninggal Dunia

Adapun pilar utama program TAMASYA meliputi pengasuhan berkualitas berupa stimulasi tepat sesuai usia. Kemudian Gizi Seimbang sebagai senjata utama lawan stunting. Lingkungan Aman atau perlindungan anak yang optimal dan sinergi serta kolaborasi erat orang tua dan pemerintah.

TAMASYA diharapkan jadi salah satu program quick win Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh. (Red/Adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru