Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Suara mesin penyedot pasir yang biasanya terdengar di aliran sungai kawasan Kauman, Desa Arjowinangun, Kecamatan Pacitan, kini tak lagi terdengar.

Selama hampir sepekan terakhir, kegiatan penambangan pasir di lokasi tersebut berhenti total setelah adanya penutupan oleh aparat kepolisian.

Di sekitar bantaran sungai, sejumlah warga hanya terlihat mengumpulkan sisa pasir yang masih berada di daratan. Aktivitas truk pengangkut maupun bongkar muat pasir yang selama bertahun-tahun menjadi penopang ekonomi masyarakat kini tak lagi terlihat.

Penutupan tambang pasir dilakukan Polres Pacitan menyusul munculnya persoalan dampak lingkungan serta kerusakan infrastruktur di Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan.

Aktivitas penambangan menggunakan mesin penyedot yang pasirnya langsung dimuat ke truk dinilai menyebabkan air bercampur pasir menetes di jalan dan memicu kerusakan cukup parah.

Kebijakan tersebut turut berdampak pada para penambang di wilayah lain, termasuk Desa Arjowinangun.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Sengketa Warisan Di Tulakan Memanas

Salah seorang penambang, Meseri, menjelaskan bahwa sistem penambangan di daerahnya berbeda dengan lokasi yang dipersoalkan.

Menurutnya, pasir hasil sedotan tidak langsung dijual, melainkan ditimbun terlebih dahulu hingga kandungan air berkurang. Setelah kering, pasir baru dijual kepada pembeli.

“Di sini sistemnya ditimbun dulu. Pasir yang disedot diletakkan sehari supaya airnya turun. Kalau ada pembeli baru dijual, kadang sampai tiga hari baru laku,” ujarnya, Sabtu (23/05).

Cara tersebut dilakukan agar pasir yang dijual lebih kering dan tidak menyebabkan air mengalir ke jalan. Namun sejak aktivitas tambang dihentikan, penghasilan warga ikut terputus karena pekerjaan tersebut selama ini menjadi sumber nafkah utama masyarakat.

Penambang lainnya, Janap Suprapto, mengatakan sekitar 25 kepala keluarga di Desa Arjowinangun dan Sirnoboyo menggantungkan hidup dari aktivitas tambang pasir. Sebagian besar warga bahkan telah bekerja di sektor tersebut selama hampir 20 tahun.

Baca Juga :  Bukit Sentono Gentong Perpaduan Lengkap Keindahan Alam Pacitan, Sejarah dan Olahraga Menantang

“Kurang lebih sudah dua dekade kami hidup dari sini. Sekarang semuanya ditutup, termasuk penambangan manual. Banyak warga akhirnya menganggur,” katanya.

Ia menilai para penambang di wilayahnya ikut terdampak akibat persoalan yang terjadi di lokasi lain, meski metode penambangan yang digunakan berbeda.

“Kami merasa terkena imbas dari masalah di tempat lain. Yang manual juga ikut dihentikan,” tambahnya.

Di tengah kondisi tersebut, warga mengaku sempat menerima bantuan berupa lima kilogram beras dari pihak kepolisian setelah aktivitas tambang dihentikan.

Meski demikian, mereka berharap ada solusi yang tidak hanya memperhatikan lingkungan, tetapi juga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat kecil.

“Bantuan beras memang sudah diberikan, tetapi yang hilang bagi kami adalah pekerjaan untuk menyambung hidup,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menghadirkan kebijakan yang menjadi jalan tengah antara pelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru