Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelestarian budaya Jangkrik Genggong di Desa Sidomulyo, Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

Pelestarian budaya Jangkrik Genggong di Desa Sidomulyo, Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PACITAN- Satu lagi upacara adat yang terus dilestarikan masyarakat di Kabupaten Pacitan. Adalah upacara adat ‘Jangkrik Genggong’ atau sedekah laut yang digelar masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.

Tradisi rutin setiap Selasa Kliwon di bulan Longkang/Dzulkaidah (hari pasaran dan bulan dalam hitungan jawa) kembali dilaksanakan di Dusun Tawang Wetan pada Selasa (28/4) kemarin. Kegiatan adat masyarakat ini mengundang perhatian masyarakat sekitar.

“Tradisi ini merupakan wujud syukur nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut, keselamatan, dan keberkahan,” kata Agus Sugiyanto, Kepala Desa Sidomulyo.

Baca Juga :  Kecamatan Tegalombo Masuk Tiga Besar Pelayanan Publik Terbaik di Pacitan

Selain prosesi sakral, upacara adat ini juga menyajikan pertunjukkan seni Tayub pada malam harinya. Alunan khas musik tradisional berpadu dengan gerakan atraktif khas tarian tayub. Tradisi ini tetap dilestarikan sebagai bagian kekayaan budaya dan atraksi wisata budaya di Pacitan.

“Makna sosialnya untuk menciptakan keharmonisan, mempererat kerukunan, serta penanda kedewasaan bagi pemuda setempat yang mulai melaut,” imbu Kades Agus.

Pelestarian budaya warisan leluhur di Desa Sidomulya makin memperkaya khasanah budaya di Kota berjuk 70-Mile Sea Paradise. Pun, event tahunan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan budaya lokal bagi generasi muda penerus bangsa.

Baca Juga :  Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

“Kami apresiasi kegiatan rutin yang diselenggarakan masyarakat Desa Sidomulyo, mudah-mudahan ini bisa menambah kerbersamaan, kerukunan dan berkah bagi masyarakat setempat,” kata Muhammad Taufik Effendi, Camat Ngadirojo.

Selain pelestarian adat masyarakat nelayan, kegiatan sedekah laut ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Terlebih, pertunjukkan seni tayub menarik perhatian masyarakat. (Red/Adv).

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Pengajian Umum Momen Lebaran, Camat Ngadirojo Serukan Persatuan dan Kerukunan
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terbaru