LINTAS7.NET, PACITAN- Satu lagi upacara adat yang terus dilestarikan masyarakat di Kabupaten Pacitan. Adalah upacara adat ‘Jangkrik Genggong’ atau sedekah laut yang digelar masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan.
Tradisi rutin setiap Selasa Kliwon di bulan Longkang/Dzulkaidah (hari pasaran dan bulan dalam hitungan jawa) kembali dilaksanakan di Dusun Tawang Wetan pada Selasa (28/4) kemarin. Kegiatan adat masyarakat ini mengundang perhatian masyarakat sekitar.
“Tradisi ini merupakan wujud syukur nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut, keselamatan, dan keberkahan,” kata Agus Sugiyanto, Kepala Desa Sidomulyo.
Selain prosesi sakral, upacara adat ini juga menyajikan pertunjukkan seni Tayub pada malam harinya. Alunan khas musik tradisional berpadu dengan gerakan atraktif khas tarian tayub. Tradisi ini tetap dilestarikan sebagai bagian kekayaan budaya dan atraksi wisata budaya di Pacitan.
“Makna sosialnya untuk menciptakan keharmonisan, mempererat kerukunan, serta penanda kedewasaan bagi pemuda setempat yang mulai melaut,” imbu Kades Agus.
Pelestarian budaya warisan leluhur di Desa Sidomulya makin memperkaya khasanah budaya di Kota berjuk 70-Mile Sea Paradise. Pun, event tahunan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan budaya lokal bagi generasi muda penerus bangsa.
“Kami apresiasi kegiatan rutin yang diselenggarakan masyarakat Desa Sidomulyo, mudah-mudahan ini bisa menambah kerbersamaan, kerukunan dan berkah bagi masyarakat setempat,” kata Muhammad Taufik Effendi, Camat Ngadirojo.
Selain pelestarian adat masyarakat nelayan, kegiatan sedekah laut ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Terlebih, pertunjukkan seni tayub menarik perhatian masyarakat. (Red/Adv).






