Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mini lokakarya leptospirosis di pendapa Kecamatan Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

Mini lokakarya leptospirosis di pendapa Kecamatan Ngadirojo. (Foto : Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PACITAN- Pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan ancaman penyakit leptospirosis. Salah satunya melalui kegiatan mini lokakarya yang digelar di pendapa Kecamatan Ngadirojo.

Pengetahuan masyarakat di wilayah Ngadirojo terhadap penyakit leptospirosis ini penting. Terlebih, wilayah di bagian timur Kota Pacitan ini jadi salah satu kawasan rawan penyebaran leptospirosis seiring lahan persawahan yang begitu luas.

Mini lokakarya lintas sektor diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari kader kesehatan, perangkat pemerintahan dan masyarakat. Keterlibatan seluruh elemen ini diharapkan bisa memaksimalkan pencegahan penyebaran leptospirosis.

Baca Juga :  Naik Motor Trail Cara Aji Bersilaturahmi dengan Banyak Tokoh Masyarakat

“Kegiatan ini membahas tuntas strategi pencegahan Leptospirosis, karena perlindungan terbaik dimulai dari koordinasi yang matang dan lingkungan yang bersih,” kata Muhammad Taufik Effendi, Camat Ngadirojo.

Camat menekankan pentingnya kebersamaan semua pemangku kebijakan di wilayah itu untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang semua aspek leptosiporosis sebagai langkah pencegahan.

“Kolaborasi semua pihan demi mewujudkan masyarakat Ngadirojo yang lebih sehat dan aman dari potensi penyebaran penyakit leptosipirosis,” tegas Camat Taufik.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menular melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine tikus. Penyakit ini sering muncul saat musim hujan dan banjir.

Baca Juga :  Mulai 6 Mei 2021, Pacitan Tertutup Bagi Para Pemudik

Peserta juga diberikan edukasi mengenai gejala leptospirosis seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, warga juga diajak melakukan pemberantasan sarang tikus dan menjaga sanitasi rumah.

Pemerintah Kecamatan Ngadirojo berharap melalui lokakarya ini masyarakat lebih waspada dan mampu menerapkan langkah pencegahan agar kasus leptospirosis dapat ditekan. (Red/Adv).

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Pengajian Umum Momen Lebaran, Camat Ngadirojo Serukan Persatuan dan Kerukunan
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terbaru