Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus memperkuat sektor pertanian tembakau sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Pada musim tanam 2026, DKPP menargetkan perluasan lahan tembakau hingga 513 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah sentra produksi.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat daya saing tembakau Pacitan di pasar regional maupun nasional. Varietas yang dikembangkan meliputi tembakau Jawa atau lokal, Virginia, hingga Grompol yang memiliki potensi pasar ekspor cukup menjanjikan.

Untuk mendukung keberhasilan program perluasan lahan tersebut, DKPP juga menyalurkan berbagai bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pra-panen kepada kelompok tani. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga :  Masteng: Aura Indrata Mirip Indartato di 2010

Kepala DKPP Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan bahwa bantuan sarpras diberikan kepada 110 kelompok tani yang berada di 53 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan.

“Bantuan ini dialokasikan untuk 110 kelompok tani yang tersebar di 53 desa dan mencakup 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan. Kami optimistis komoditas ini mampu menjadi pilar ekonomi alternatif yang menjanjikan bagi masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau,” ujar Sugeng, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga :  Syuting di Ponorogo, Noah Kagum Keindahan Alam di Bumi Reog

Menurutnya, dukungan sarpras dan pendampingan kepada petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen. Dengan demikian, pengembangan tembakau tidak hanya berdampak pada peningkatan luas tanam, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

DKPP menilai sektor tembakau masih memiliki prospek cerah sebagai sumber pendapatan masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan kapasitas petani agar komoditas unggulan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD
Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank
Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu
Bunda Lisdyarita Pastikan Masa Depan Empat Anak Lulu Terjamin
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:59 WIB

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Berita Terbaru

Plt Bupati Ponorogo beri beragam bantuan untuk 4 anak Lulu Atinni'mah. (Foto:Istimewa).

Daerah

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:30 WIB