Tanah Longsor Terjang Pacitan, Satu Orang Meninggal Tertimbun Material Longsoran

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana tanah longsor di Nawangan, Pacitan renggut satu korban jiwa. (Foto:Istimewa).

Bencana tanah longsor di Nawangan, Pacitan renggut satu korban jiwa. (Foto:Istimewa).

LINTAS7.NET, PACITAN – Bencana tanah longsor di Kabupaten Pacitan merenggut satu korban jiwa. Seorang warga Desa Pakis Baru, Nawangan dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor pada Sabtu (7/12) sore. Korban meninggal bernama Wito (52 thn) warga Dusun Katosan.

Kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Saat itu, Wito bersama istrinya berada di warung miliknya di lingkungan RT 01 RW 015. Karena saluran air di samping warung tersumbat, Wito berinisiatif untuk membersihkannya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Desa Ketanggung Sudimoro, Pemkab Realisasikan Program Sanitasi

“Namun, saat membersihkan saluran, tebing yang berada di belakang toko tiba-tiba longsor dan menimpa Wito,” kata Yuyun Krisdiantoro, Kapolsek Nawangan.

Istri korban, yang saat itu berada di dapur warung, mendengar suara tanah longsor disusul teriakan suaminya. Ia segera keluar dan mendapati Wito sudah tertimbun longsoran tanah. Dengan bantuan tetangga sekitar, korban berhasil dievakuasi, namun nyawanya tidak tertolong.

“Wito dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” tambahnya

Baca Juga :  Yudi Sumbogo Siap Kalahkan Demokrat

Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban meninggalkan seorang istri dan keluarga besar yang berduka. Setelah kejadian korban dibawa kerumah duka  di RT 004 RW 015 Dusun Katosan untuk disemayamkan di TPU setempat.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi tanah longsor, terutama di wilayah rawan, selama musim penghujan.

“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan mitigasi bencana di daerah-daerah rawan longsor,” pungkas Kapolsek Yuyun.

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru