Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, menggelar pelatihan pembentukan dan peningkatan kapasitas Kelurahan Siaga Bencana selama lima hari. Kegiatan ini didukung PLN dan BPBD Pacitan dengan fokus utama pada pelibatan kelompok rentan dalam menghadapi bencana.

Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin tidak lagi dipandang hanya sebagai objek yang harus diselamatkan. Mereka didorong menjadi bagian aktif dalam kesiapsiagaan dan proses evakuasi.

Salah satu fokus pelatihan adalah bagaimana kelompok rentan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelamatkan diri secara mandiri ketika bencana terjadi. Mereka diharapkan memahami risiko, mengetahui jalur evakuasi dan menuju titik pengungsian tanpa harus selalu menunggu tim penyelamat.

Baca Juga :  Ronny Wahyono Makin Aktif Serap Aspirasi Warga Pacitan

“Kelompok rentan ini bukan sekadar objek penyelamatan. Kita mencoba mengidentifikasi kemampuan mereka agar bisa ikut meringankan proses evakuasi,” ujar Indar Siswoyo Fasilitator kegiatan Peningkatan kapasitas desa siaga bencana PLN 2026. Selasa (8/9/2026).

Lurah Ploso, Aditya Aji Atmanta mengatakan, wilayahnya memiliki potensi berbagai bencana sehingga edukasi dan pelatihan kebencanaan sangat penting bagi masyarakat.

“Kelurahan Ploso kalau kita lihat dari peta memang masuk zona merah secara keseluruhan. Jadi memang butuh edukasi ataupun pelatihan kaitannya dengan mitigasi bencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinkes Pacitan Gelontorkan Rp 17,5 Miliar dari DBHCHT untuk Kesehatan Masyarakat

Ia berharap peserta pelatihan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat, sehingga warga lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Selain tsunami, pelatihan juga membahas ancaman gempa bumi, banjir, hingga bencana biologi dan kesehatan. Dalam forum diskusi, kelompok rentan menjadi perhatian khusus agar memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelamatkan diri secara lebih mandiri.

“Kelompok-kelompok disabilitas ataupun kaum rentan sebenarnya perlu mendapatkan perhatian lebih khusus. Melalui pelatihan ini, penanganan terhadap kaum rentan sudah mulai diarahkan,” katanya.

Rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup dengan simulasi evakuasi secara menyeluruh sebagai bentuk penerapan kesiapsiagaan bencana yang inklusif.(tri)

Berita Terkait

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru