Program Penyediaan Air Minum Menyasar Puluhan Warga Bangunsari Bandar

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga menunjukkan sambungan air minum mengalir deras di sekitar rumahnya. (Foto : Istimewa).

Ilustrasi warga menunjukkan sambungan air minum mengalir deras di sekitar rumahnya. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET,PACITAN – Harapan masyarakat Desa Bangunsari, Bandar, terbebas dari bencana kekeringan akhirnya terpenuhi. Setidaknya, pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk penyediaan air minum bagi ratusan warga setempat.

Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Air Minum itu telah tersambung ke puluhan rumah warga. Masyarakat tak lagi susah untuk mendapat pasokan air bersih karena aliran air sampai ke depan pintu rumah.

“Di Kecamatan Bandar ada Desa Bangunsari, penerima program DAK Air Minum tahun 2024 sekitar 89 rumah atau lebih dari 350 jiwa sebagai pemanfaat program,” kata Yudho Tri Kuncoro, Sekretaris Dinas PUPR Pacitan kepada awak media.

Baca Juga :  Produk Berkualitas Jadi Kunci Eksistensi Industri Genteng Batu Bata Desa Ploso

Penanganan krisis air di Desa Bangunsari, Bandar, kata Yudho, bentuk kepedulian pemerintah terhadap penderitaan warga yang kesulitan mendapat pasokan air bersih. Pemerintah lanjutnya, menyediakan pompa, jaringan perpipaan hingga sambungan jaringan ke rumah warga.

“Sumber anggarannya sama dari dana alokasi khusus tahun anggaran 2024. Nilaianya Rp 350 juta,” tegas Yudho.

Sementara itu, Camat Bandar, Wuriyanto mengaku, turut bersyukur atas realisasi SPAM di Desa Bangunsari. Sebab, masyarakat setempat mengalami kesulitan air bersih sebagai kebutuhan dasar selama bertahun-tahun. Menurutnya, prioritas pemerintah di wilayah ini sangat tepat.

“Desa Bangunsari menuju desa yang terbebas dari masalah krisis air bersih seiring realisasinya program penyediaan air minum tahun 2024 ini,” ujar Wuriyanto.

Baca Juga :  Tidak Ada Yang Membelot dan Emoh Disuntik Vaksin

Lebih lanjut, Wuri mengatakan, pemerintah Kecamatan Bandar selalu mendorong pemerintahan desa di wilayahnya menangani masalah kekeringan dengan serius. Sebab, persoalan air sebagai kebutuhan dasar bagi semua masyarakat sangatlah penting.

“Air adalah kebutuhan dasar manusia dan semua makhluk hidup. Kami selalu menekankan pentingnya menyelesaikan masalah krisis air ini, termasuk meminta desa-desa terdampak kekeringan mengalokasikan anggaran desa untuk penanganan kekeringan dengan harapan semua masyarakat di Kecamatan Bandar terbebas dari masalah tahunan tersebut,” tandasnya.

Seperti diberitakan, program penyediaan air melalui pembangunan SPAM di Pacitan menelan anggaran Rp 5,9 miliar. Uang sebesar itu dialokasikan untuk pembangunan di Sembilan desa di enam kecamatan berbeda. (red/adv).

Berita Terkait

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026

Kamis, 16 April 2026 - 19:50 WIB

PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB

Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Berita Terbaru