Kaleidoskop Pacitan 2023: Optimalkan Potensi, Wujudkan Pemerataan Pembangunan hingga Gelimang Prestasi

- Jurnalis

Minggu, 31 Desember 2023 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan pemerintah dan masyarakat jadi modal penting memajukan Kabupaten Pacitan. (Foto : Pemkab Pacitan).

Kebersamaan pemerintah dan masyarakat jadi modal penting memajukan Kabupaten Pacitan. (Foto : Pemkab Pacitan).

LINTAS7.NET, Kaleidoskop- Pada awal tahun 2023, dampak sejumlah kejadian bencana alam yang terjadi tahun sebelumnya masih terasa. Salah satunya peristiwa tanah gerak di Dusun Krajan, Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan. Tak ada korban jiwa, namun 16 rumah dilaporkan rusak.

Bupati Indrata Nur Bayuaji yang meninjau lokasi kejadian bencana mewacanakan relokasi bagi warga terdampak.

“Kami nanti akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi bagaimana kesiapan lahan juga subsidi untuk pembangunan kalau warga berkenan direlokasi,” kata Mas Aji usai memberikan bantuan paket sembako kepada warga Januari lalu.

Masih di bulan yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan dua jembatan di Kabupaten Pacitan. Yaitu jembatan Desa Kembang Kecamatan Pacitan dan Jembatan Desa Gandu Desa Wonodadi Kulon Kecamatan Ngadirojo. Kedua infrastruktur sempat rusak parah akibat bencana alam.

“Mudah-mudahan ini akan sejalan seiring dengan maksimalisasi pemulihan ekonomi, sosial budaya termasuk konektivitas pendidikan serta semakin terwujudnya kerukunan kedua wilayah,” kata Khofifah.

Baik Jembatan Kembang maupun Jembatan Gandu mengalami peningkatan spesifikasi. Jembatan Kembang memiliki lebar 4, 8 meter dengan kapasitas beban 75 ton. Sedangkan Jembatan Gandu kini memiliki lebar 4,2 meter dengan bobot 50 ton.

“Secara pribadi mewakili warga masyarakat Pacitan khususnya warga Kembang dan Wonodadi Kulon saya sampaikan terima kasih karena telah memperhatikan kami dengan kecepatan yang luar biasa, mudah-mudahan dengan jembatan baru ini perekonomian dan paseduluran masyarakat semakin baik,” imbuh Mas Aji saat mendampingi gubernur.

Sementara itu upaya Pemkab Pacitan membangun infrastruktur jalan kian menunjukkan manfaat bagi warga. Mereka mengaku merasakan terpacunya pertumbuhan ekonomi usai terbukanya akses jalan yang memadai. Begitulah kesan yang dirasakan masyarakat Desa Gedompol, Kecamatan Donorojo setelah dibangunnya jalan sirip ke wilayah di ujung Barat Daya Pacitan itu.

Kades Gedompol Susanto bilang masyarakat di desa yang dipimpinnya sangat bersyukur. Hal itu karena impian memiliki jalan yang layak akhirnya terwujud. Pemerintah daerah telah memperbaiki jalan poros desa yang menjadi akses utama masyarakat menjadi lebih baik.

Sementara di lokasi lain, tepatnya di Desa Mendolo Lor, Kecamatan Punung ratusan warga bersama Bupati Aji menggelar tasyakuran. Itu menyusul selesainya perbaikan jalan poros desa setempat. Tasyakuran penandatanganan prasasti serta pemotongan tumpeng. Turut hadir unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Renungan Hari Jadi Pacitan

Hari Jadi Kabupaten Pacitan yang jatuh pada 19 Februari 2022 menjadi momentum istimewa. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji berharap, hari jadi menjadi cambuk meningkatkan etos kerja bagi semua pemangku kepentingan, termasuk birokrasi.

Hal itu diejawantahkan dalam berkarya dan bekerja lebih baik serta makin semangat. Semuanya bermuara pada tujuan demi terwujudnya semboyan Tata Pramana Hargeng Praja. Bersatunya tekad antara pemerintah dan masyarakat untuk mencapai cita-cita sejahtera dan bahagia.

“Peringatan hari jadi ke-278 Kabupaten Pacitan dengan semboyan Nyawiji Pacitan Mukti semoga menjadi sarana bagi kita semua untuk mawas diri,” ungkap bupati di hari bahagia Pacitan.

Kabupaten Pacitan juga mendapat kado istimewa. Untuk ke-15 kalinya wilayah berjuluk Paradise of Java ini berhasil memboyong Piala Adipura. Prestasi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan ini merupakan hasil penilaian tahun sebelumnya.

Penerimaan Penghargaan diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.

Kabar baik juga datang di bulan Februari 2023. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pacitan mengalami tercatat menembus angka 2,49 persen. Data BPS menyebutkan pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha. Terutama bidang transportasi dan pergudangan sebesar 11,92 persen.

Pun begitu Mas Aji minta semua pihak tak berpuas diri. Sebaliknya, pemkab terus berupaya menggerakkan perekonomian masyarakat. Ini dikemas dalam sejumlah paket kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Terobosan itu diharapkan mendukung upaya pemulihan ekonomi serta mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Gerakkan Perubahan, Peningkatan Layanan Pemerintah Memuaskan Masyarakat

Memasuki bulan Maret 2023, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi. Pelantikan berlangsung di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo.
Mas Aji berharap agar pejabat terlantik dapat menjadi motor penggerak perubahan di organisasi masing-masing.

Hal lain yang tak kalah penting adalah komitmen untuk berkolaborasi membangun Pacitan ke arah lebih baik. Mereka juga diminta lebih peka membaca perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan demikian akan muncul inovasi serta melahirkan program-program kerja yang efektif dan efisien,” kata Mas Aji saat sambutan pelantikan.

Sementara itu persepsi masyarakat terhadap layanan infrastruktur yang disediakan pemerintah terbukti baik. Simpulan itu ditarik berdasarkan data yang terlihat dari nilai Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI).

Dari target sebesar 74 di tahun 2022 capaiannya sebesar 87,3. Selain infrastruktur, indikator kepuasan lainnya tercermin dari peningkatan Kualitas Daya Saing Sumber Daya Manusia. Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari angka 68,57 pada tahun 2021 menjadi 69,37 pada tahun 2022.

Angka kemiskinan turun dari 15,11 % pada tahun 2021 menjadi 13,80 % di tahun 2022. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat sebesar 5,54%.

“Capaian kinerja tersebut, tentu harus terus dievaluasi dan diperbaiki. Sehingga hal ini penting untuk kita semua merumuskan rencana kerja kita pada tahun 2024,” kata Mas Aji usai Musrenbang di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo.

Wisata dan Pertanian Pacitan Kian Mendunia

Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Daya Prima Lestari Ngadirojo bekerjasama dengan PT. Indo Bumi Lavanaa melakukan ekspor perdana jahe ke Bangladesh. Ekspor perdana jahe jenis Gajah sebanyak 30 ton tersebut dilepas langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Ekspor perdana ini sangat membanggakan dan diharapkan menginspirasi petani lain untuk menekuni tanaman jahe. Bupati pun minta kepada dinas terkait untuk terus mengawal dan menyosialisasikan hal tersebut. Makin banyak petani yang membudidayakan tanaman empon-empon tersebut, pasar ekspor akan terus terjaga.

“Ekspor membutuhkan kuantitas dan kontinuitas. Kalau ini tidak disosialisasikan dengan masif maka kuantitas ini bisa turun,” kata Mas Aji di sela pemberangkatan.

Mas Aji berharap adanya kerjasama semua pihak. Mulai dari petani, bumdes, pemerintah desa, maupun dinas yang menangani. Terlebih ada jalinan kerjasama dengan pihak ketiga sehingga semua harus saling menjaga agar mendapatkan untung.

Dari sektor pariwisata, raihan prestasi diperoleh Desa Wisata Sendang Kecamatan Donorojo. Kawasan yang dikenal dengan objek wisata Pantai Ngiroboyo itu dipastikan masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023. Ini setelah desa itu lolos 75 besar Desa Wisata terbaik dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Menurut Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI Indra Ni Tua, keputusan Desa Sendang untuk menjadikan pariwisata sebagai tematik pembangunan merupakan sebuah langkah besar. Pencapaian kesepakatan tersebut harus dijaga karena sudah melalui proses yang Panjang.

“Yang harus ditonjolkan (Desa Sendang) ini adalah alamnya yang luar biasa, ada potensi budaya, ada juga event yang berulang sejak tahun 2012 dan itu yang jadi triger Desa Sendang dalam membangun wisatanya,” katanya.

Baca Juga :  7 Nama Masuk Bursa Pilbup Pacitan 2020

Keberhasilan Desa Wisata Sendang mengembangkan potensi pariwisata tersebut tentu bukan sesuatu yang instan. Namun, buah kerja keras serta perjuangan yang panjang. Sejak dibuka dan dikelola oleh pemerintah desa setempat 2012 silam, Pantai Ngiroboyo terus berbenah. Tahun 2021 masuk 300 besar ADWI dan naik menjadi 100 besar di tahun 2022.

Sementara menurut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji capaian Desa Sendang masuk 75 besar desa wisata terbaik merupakan hasil perjuangan perjalanan yang tidak singkat. Mas Aji berharap dengan prestasi potensi wisata Desa Sendang semakin mendunia serta bisa membangkitkan perekonomian masyarakat.

Catatan Prestasi Pacitan di Bulan Mei

Untuk ke-10 kalinya Kabupaten Pacitan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Supremasi tertinggi bidang penata usahaan keuangan tersebut, diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Karyadi kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Surabaya.

Opini WTP merupakan penilaian tertinggi Badan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Seperti diketahui, Kabupaten Pacitan sudah 12 kali memperoleh opini WTP. 10 diantaranya diterima secara beruntun.

Hasil audit BPK terkait pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten Pacitan tahun 2022 sangat baik. Bahkan, tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaaan (TLRHP) mendekati sempurna yakni 95,70%.
Masih di bulan Mei, atlet angkat besi Pacitan Luluk Diana Tri Wijayana sukses mempersembahkan medali perunggu di ajang Sea Games 2023 Cambodia. Tidak hanya Luluk, satu srikandi olahraga lain yang juga meraih prestasi gemilang adalah atlet paralayang,

Aisyah Indika Desta Rahmadany.
Berbeda dengan Luluk yang membawa panji merah putih di kejuaraan olahraga Asia Tenggara, Aisyah mewakili Jawa Timur di ajang Internasional Parigi Moutong Open 2023 dan meraih medali emas. Atlet binaan Persatuan Paralayang Indonesia (PPI) Kabupaten Pacitan itu juga meraih medali perak diajang 7th Thailand Paragliding Accuracy Open.

Atas prestasi kedua atlet tersebut Pemkab memberikan bonus. Untuk Luluk Diana Tri Wijayana mendapat 10 juta dan 7,5 juta untuk pelatih. Sedangkan Aisyah Indika Desta Rahmadany mendapat bonus 3 juta serta 2 juta untuk pelatih.

Infrastruktur Memadahi di Wilayah Perbatasan

Wujudkan Pemerataan Pembangunan
Pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan menjadi salah satu komitmen pemerintahan Bupati Indrata Nur Bayuaji. Salah satu aspek yang digarap serius adalah peningkatan infrastruktur jalan.

Ruas jalan Cemeng-Widoro di Kecamatan Donorojo merupakan wujud nyata dari tekad tersebut. Pekerjaan pengaspalan hotmix tersebut akan melewati lima desa di Kecamatan Donorojo, meliputi Desa Gendaran, Cemeng, Gedompol, Klepu dan Desa Widoro. Ruas jalan itu memiliki panjang 12 kilometer dan lebar 3 meter dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp 12 Milyar.

“Alhamdulillah ini menjadi salah satu visi kami menyediakan akses di daerah perbatasan. Dan kita bersyukur hari ini di Donorojo bisa terwujud,” ungkap Mas Aji.

Pentingnya akses penghubung antarwilayah itu juga dibarengi peningkatan layanan bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya mewujudkan sanitasi sehat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Jamban Keluarga.

Penyediaan jamban sehat diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah berbasis pemberdayaan masyarakat. Tahun 2023 Kabupaten Pacitan mengalokasikan 1.083 unit jamban yang tersebar di 15 desa. Melalui program ini diharapkan derajat kesehatan masyarakat semakin lebih baik.

Kolaborasi Rajut Prestasi, Bersama Rawat Budaya

Satu lagi prestasi terukir di bulan Juli. Kali ini Kabupaten Pacitan kembali meraih Kategori Madya dalam penganugerahan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2023. Keberhasilan mempertahankan penghargaan tersebut setelah terpenuhinya beberapa persyaratan dalam evaluasi KLA.

Sebagai informasi, Kabupaten Pacitan memperoleh predikat KLA sejak tahun 2015. Dalam tiga tahun (2015, 2017, 2018) kabupaten diujung Barat Daya Jawa Timur ini meraih predikat KLA Pratama. Baru pada tahun 2019, 2021 dan 2023 menyandang predikat KLA Madya.

Di bulan yang sama, Kabupaten Pacitan kembali mendapat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2023 tahap 6 dan 9. Total bantuan yang diterima mencapai 599 unit, tersebar di 8 kecamatan dan 26 desa.

BSPS merupakan bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum. Bagi masyarakat yang terverifikasi program dari dana APBN tersebut mendapatkan stimulan senilai Rp 20 juta.

Bulan Juli juga menjadi momen antraksi budaya bagi Kabupaten Pacitan. Ini ditandai event Rawat Jagat. Festival budaya tersebut menampilkan berbagai tampilan seni budaya yang melibatkan ribuan seniman serta komunitas seni dari seantero wilayah Tanah Air.

Di sepanjang ruang jalan mulai dari pendopo kabupaten hingga sepanjang jalan Ahmad Yani, masyarakat disuguhi beragam seni tradisional, musik, serta aneka kuliner. Selain menjadi ruang ekspresi seni, event Rawat Jagat sekaligus menjadi upaya pemerintah menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Harapan kita masyarakat tidak hanya sebagai penonton tetapi juga ikut berpartisipasi,” kata Mas Aji tentang gelaran budaya yang tahun ini mengangkat tema Alam dan Lingkungan.

Wisata Makin Mendunia, Olahraga Kian Jaya

Desa Wisata Sendang, Kecamatan Donorojo terpilih sebagai 10 terbaik kategori Digital dan Kreatif dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahudin Uno kepada pengelola Desa Wisata Sendang di Taman Mini Indonesia Indah.

Turut hadir mendampingi, Plt. Kepala Desa Sendang dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pacitan. Sementara itu Bupati Indrata Nur Bayuaji memberikan penghargaan kepada putra putri Pacitan berprestasi saat Resepsi Kenegaraan dalam rangka HUT ke-78 Kemerdakaan Republik Indonesia.

Sejumlah atlet olahraga serta pelatih yang mendapatkan penghargaan diantaranya peraih medali perunggu Sea Games 2023 Kamboja Luluk Diana Tri Wijayana, peraih medali emas Paragliding Accuracy World Cup Third Series 2023 Aisyah Indika Desta Rahmadany serta peraih 3 medali emas angkat besi di ajang kejurnas U 15 Reswa Widya Aryana.

“Selamat untuk atlet-atlet berprestasi Pacitan. Teruslah berlatih maksimal untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi lagi,” pesan Mas Aji.

Beberapa atlet dari cabang olahraga lain juga mendapat penghargaan karena berprestasi baik tingkat regional maupun nasional pada cabang bridge, pencak silat, dan catur. Bupati juga memberi apresiasi khusus kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Jajaki Prospek Tembakau hingga Ganjar Atlet Berprestasi

Kabupaten Pacitan ternyata memiliki potensi tembakau cukup besar. Bahkan kapasitas produksinya mulai diperhitungkan di pasar domestik maupun internasional. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji pun melakukan panen raya tembakau di Desa Tahunan, Kecamatan Tegalombo. Sedikitnya 6 hektar tanaman tembakau jenis grompol dipetik perdana.

Tembakau grompol merupakan varian baru yang diperkenalkan kepada petani Pacitan menyusul jenis tembakau Virginia dan Jawa yang lebih dahulu dikembangkan. Tembakau untuk bahan dasar cerutu ini memiliki pangsa pasar ekspor ke Uni Eropa dan Amerika.

Baca Juga :  Waspada! Ini Ciri-Ciri Pelaku Gendam Menurut Saksi Mata

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, luas lahan tembakau di Pacitan sampai saat ini mencapai lebih dari 300 hektar. Dari jumlah tersebut 87 hektar di antaranya dari jenis Grompol, 158 hektar jenis tembakau Virginia, dan sisanya tembakau Jawa. Lahan tersebar di 10 kecamatan mulai, Sudimoro, Ngadirojo, Tulakan, Kebonagung, Pacitan, Pringkuku, Punung, Arjosari, Tegalombo hingga Bandar.

“Melihat potensi yang ada petani Pacitan yang kurang sukses di komoditas pertanian lain bisa beralih ke tembakau, dan pesan saya petani harus istiqomah serta menjaga kualitas,” ucap Mas Aji mewanti-wanti petani.

Masih di bulan yang sama, Bupati Aji menyerahkan penghargaan dan bonus kepada para atlet dan pelatih peraih medali di ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) ke-8 Provinsi Jawa Timur. Penyerahan penghargaan dan bonus dilaksanakan dalam acara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Pantai Pancer Door.

Untuk diketahui, saat bertanding di ajang Porprov ke-8 Kabupaten Pacitan berhasil melampaui target dengan mendulang 9 emas dari cabang olah raga (cabor). Yaitu Angkat Besi, Paralayang, Berkuda, dan IBCA MMA.

Dengan perolehan masing-masing 3 perak dari cabor Paralayang, Woodball, dan Catur serta 3 perunggu dari cabor Biliar, Bridge dan Gulat.
Peraih medali emas mendapat bonus Rp 15 juta untuk atlet dan Rp 7,5 juta bagi pelatih.

Peraih perak diberikan bonus Rp 10 juta untuk atlet dan Rp 5 juta untuk pelatih serta peraih medali perunggu mendapat bonus Rp 3 juta untuk atlet dan Rp 3,5 juta untuk pelatih.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Pacitan Efi Indrata Nur Bayuaji bersama ratusan relawan menggelar aksi bersih-bersih pantai. Kegiatan dalam rangka World Cleanup Day
dipusatkan di Pantai Pancer Door Pacitan.

Secara khusus Ny Efi sangat mengapresiasi kegiatan tersebut serta semua pihak yang terlibat. Aksi ini merupakan momentum untuk menyadarkan pentingnya menjaga kebersihan dengan mengurangi polusi sampah.

“Terimakasih atas kepedulian para relawan dan yang terpenting bagaimana kita menyadarkan masyarakat mengolah dan memilah sampah dimulai dari rumah,” tuturnya disela kegiatan yang melibatkan sedikitnya 5.600 relawan dari 34 komunitas di Kota 1001 Gua.

Ganjaran Inovasi Deteksi Banjir, Ronthek Pacitan Masuk Kharisma Event Nasional

Inovasi Modul Deteksi Banjir Kabupaten Pacitan berhasil meraih penghargaan dalam ajang Inotek Award 2023. Penganugerahan diberikan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur. Apresiasi diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Surabaya.

Inovasi Modul Deteksi Banjir Kabupaten Pacitan berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori Inovasi masyarakat Bidang Non Ekonomi dan berhasil meraih terbaik 2.
Untuk saat ini piranti tersebut sudah mulai diujicobakan di 4 titik yakni Tegalombo, Arjosari, Kebonagung dan Pacitan. Inotek Award 2023 merupakan serangkaian ajang inovasi teknologi bagi masyarakat umum dan pelajar.

Sementara itu Festival Ronthek Pacitan mewarnai agenda bulan Oktober. Event akbar tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji didampingi pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Forkopimda, serta tamu undangan lain.

Hari pertama Festival Ronthek Pacitan menampilkan 5 peserta perwakilan kecamatan. Yakni, Ronthek Ceria Sinar Tanjung Kecamatan Pacitan, Ronthek Laskar Gajah Gumilap
Kecamatan Arjosari dan Ronthek Guntur Ulung Kecamatan Ngadirojo.

Selain itu ada Ronthek Laskar Neo Ronthektika Macan Ganjur Kecamatan Tulakan serta Ronthek Ndoro Bei Kecamatan Nawangan.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyatakan seni ronthek adalah budaya asli Kota 1001 Gua yang harus dilestarikan. Oleh karena itu dia mengajak seluruh masyarakat terus mendukung dan melestarikan budaya ronthek sebagai sarana promosi budaya sekaligus menggerakkan perekonomian.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Kurleni Ukar menyebut Festival Ronthek Pacitan mulai tahun ini masuk dalam kalender Kharisma Event Nasional (KEN).

Dia berharap gelaran yang mendapat antusias tinggi masyarakat tersebut bisa mendorong kemajuan seni budaya, pariwisata, dan perekonomian masyarakat Pacitan.

KASN Nobatkan Pacitan ‘Baik’ Meritokrasi, Bupati Resmikan Pantai Congot Ndaki

Memasuki bulan November, kabar baik kembali datang untuk Kabupaten Pacitan. Kali ini datang dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan diberikan atas keberhasilan pemerintahan Bupati Indrata Nur Bayuaji dalam mencapai predikat Sistem Merit ‘Baik’.

Tidak itu saja, predikat Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) juga dinilai ‘Baik’. Anugerah Meritokrasi merupakan wujud keteguhan KASN dalam mengawal pengawasan penerapan sistem merit di tengah masa transisi.

Tahun ini KASN memberikan penghargaan kepada 34 instansi pemerintah yang berhasil meraih kategori sistem merit ‘Sangat Baik’ dan 96 instansi pemerintah yang masuk kategori ‘Baik’.

Ada pula 13 instansi pemerintah yang meraih apresiasi setelah berhasil menerapkan manajemen talenta dalam pengisian kursi JPT.
Di bidang pariwisata, satu lagi obyek wisata diperkenalkan di wilayah timur Pacitan.

Obyek wisata Congot Ndaki menjadi alternatif destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona pantai nan perawan. Lokasinya berada di Desa Sumberejo Kecamatan Sudimoro.
Destinasi baru ini tak hanya cocok untuk menikmati keindahan laut lepas namun juga menjadi surga bagi para pemancing.

“Pantai ini sangat strategis untuk dikembangkan, ini adalah ikhtiar doa dan cita-cita kita bersama semoga diijabah oleh Tuhan,” kata Bupati Aji saat peresmian.

Kecamatan Sudimoro memiliki sejumlah pantai yang eksotis. Berbeda dengan kawasan Pacitan barat yang obyek wisatanya sudah berkembang, kawasan timur sebagian besar pantainya masih membutuhkan sentuhan.

Di Congot Ndaki pengunjung dapat menikmati lepas pantai sekaligus bisa mancing dan melihat dari dekat PLTU Pacitan.

Pacitan Ancang-ancang Sambut Indonesia Emas, Gempita Jagakarya Meriahkan Momen Akhir Tahun

Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Konsultasi Publik guna penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pacitan tahun 2025-2045.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Acara dibuka langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Penyusunan dokumen RPJPD, kata Mas Aji, merupakan pondasi untuk menjadi pedoman arah dan landasan penyelenggaraan pembangunan daerah untuk periode 20 tahun kedepan.

Selain itu juga dijadikan acuan untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan disusun kepala daerah terpilih untuk perencanaan lima tahun.

“Ini sangat penting sebagai bagian dari perencanan daerah guna menyambut Bonus
Demografi serta ancang-ancang menuju Indonesia Emas 2045,” ucap mas Aji saat sambutan pembukaan.

Sementara itu kemeriahan mewarnai akhir tahun di Pacitan. Event bertajuk ‘Gempita Jagakarya’ digelar di alun-alun Kota 1001 Gua. Acara berkonsep pameran pariwisata UMKM E-Kraft dan pertunjukan seni budaya yang berlangsung 3 hari tersebut dibuka langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Hari pertama Gempita Jagakarya diisi dengan panggung ekspresi, seni ronthek Kedaton Maron, seni Rampak Gendang dan keroncong Harmoni. Hari kedua ada Kipo Musik, fashion show Volion, dan panggung musik dengan bintang tamu Guyon Waton.

Sedangkan hari terakhir ada fashion show anak, cooking competition, UH Unity, Roadtujah serta penampilan 3 Pemuda Berbahaya. (Ris/red).

Berita Terkait

Titipkan Panca Dharma Desa, Pegiat Desa Pacitan Deklarasi Dukung Rakhman Wijayanto Mendampingi Indrata Nur Bayuaji
Keren! Pertunjukan Musik Slendhang Biru Tak Pernah Usai Sukses Hipnotis Ribuan Penonton
Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo
Aksi Kolaborasi, Bersih Pesisir Pantai Pancer Door
Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo
Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila
Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan
Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 17:14 WIB

Titipkan Panca Dharma Desa, Pegiat Desa Pacitan Deklarasi Dukung Rakhman Wijayanto Mendampingi Indrata Nur Bayuaji

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:46 WIB

Keren! Pertunjukan Musik Slendhang Biru Tak Pernah Usai Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:05 WIB

Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:00 WIB

Kang Giri Serahkan Petikan SK Puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP di Ponorogo

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:28 WIB

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:32 WIB

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:49 WIB

Uyun Achadiat Soal Hasil UKW PWI Jatim: Belum Kompeten Bukanlah Kiamat

Berita Terbaru