Evakuasi Korban Banjir Ngawi Terkendala Perahu Karet

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2019 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI – Hari kedua meluapnya banjir dari aliran Kali Madiun membuat sejumlah wilayah di Ngawi, Jawa Timur terendam banjir hingga saat ini. Tidak sebatas tiga kecamatan yang terdampak seperti Kwadungan, Pangkur dan Padas. Kini Kecamatan Ngawi Kota mulai terdampak luapan banjir yang terjadi sejak pukul 05.15 WIB, Kamis, (07/03/2019).

Dari kejadian itu upaya evakuasi warga pun dilakukan oleh relawan. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan terbatasnya perahu karet membuat evakuasi warga yang terjebak banjir sulit dilakukan. Tatik Sri Yuliwati Camat Ngawi Kota membenarkan kondisi tersebut.

Baca Juga :  Akhir Tahun, Gantung Diri Sering Terjadi di Ngawi

“Sekarang kita butuh perahu karet untuk mengevakuasi korban. Kalau lokasinya masih terjangku dengan kendaraan memang bisa dilakukan. Tetapi lihat sendiri yang berada ditengah air dengan ketinggian lebih satu meter harus pakai perahu,” ucap Tatik Camat Ngawi Kota.

Seperti di Desa Mangunharjo tercatat sekitar 300 warga harus diungsikan ke tempat aman. Sejauh ini proses evakuasi hanya bisa dilakukan menggunakan kendaraan jeep dari relawan. Dan itu pun sangat terbatas jumlahnya. Tatik menegaskan, pihaknya terus melakukan lintas koordinasi dengan BPBD Ngawi maupun tim rescue untuk secepatnya mengirim beberapa unit perahu karet.

Baca Juga :  Antisipasi dan Sosialisasi Penyebaran Covid-19, Polres Madiun Terjunkan Personel ke Titik Kumpul Massa

Sementara untuk kebutuhan makan minum bagi pengungsi akan diupayakan pendirian dapur umum dengan melibatkan semua pihak. Sejauh ini yang diberikan ke pengungsi masih sebatas mie instan dan roti kemasan kecil. (en*)

Berita Terkait

Keren! Pertunjukan Musik Slendhang Biru Tak Pernah Usai Sukses Hipnotis Ribuan Penonton
Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo
Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan
Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International
Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat
Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan
Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:46 WIB

Keren! Pertunjukan Musik Slendhang Biru Tak Pernah Usai Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

Rabu, 19 Juni 2024 - 14:05 WIB

Pertunjukan Musik “Slendhang Biru Tak Pernah Usai” Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:32 WIB

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:54 WIB

Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:09 WIB

Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Berita Terbaru