LINTAS7.NET, PACITAN – Memperingati Hari Pers ke-80, insan pers yang tergabung dalam Forum Pewarta Pacitan (FPPA) menggelar aksi Beach Clean Up di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Senin (9/2/26). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian pers terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan terhadap pengembangan pariwisata daerah.
Aksi bersih pantai tersebut dihadiri Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Kapolres Pacitan, Dandim 0801, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan. Para peserta bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang kawasan Pantai Pancer Door.
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menyampaikan bahwa gerakan bersih dan asri sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Ia menggagas agar ke depan setiap titik pantai di Pacitan diberikan tanggung jawab pengelolaan kebersihan kepada masing-masing OPD.
“Pantai di Pacitan tidak kalah indah dengan pantai-pantai di Bali. Tinggal bagaimana kita semua menjaga kebersihannya secara berkelanjutan dan terorganisir,” ujar Gagarin.
Menurutnya, pembagian tanggung jawab tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa memiliki, sekaligus meningkatkan kualitas destinasi wisata pantai di Pacitan agar semakin menarik wisatawan.
Sementara itu, Ketua FPPA Pacitan menegaskan bahwa insan pers di Pacitan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga siap terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Ia menegaskan komitmen FPPA untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Pacitan.
“Media pers Pacitan akan terus mendukung program-program positif pemerintah, termasuk dalam menjaga lingkungan dan mendorong kemajuan pariwisata daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, FPPA berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai, serta memperkuat kolaborasi antara pers, pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Pacitan yang bersih, indah, dan berdaya saing.






