Jamu Tradisional Kecamatan Bandar Ini Tokcer Bagi Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamu herbal produksi warga Tumpuk, Bandar. (Foto:Lintas7.net).

Jamu herbal produksi warga Tumpuk, Bandar. (Foto:Lintas7.net).

LINTAS7.NET,PACITAN- Di tengah maraknya produk farmasi modern, jamu tradisional tetap bertahan. Satu diantaranya adalah produk jamu lokal, Siti Rohani, warga Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar, Pacitan. Ramuan khas perempuan 36 tahun itu biasa digunakan untuk pengobatan hingga minuman khusus penjaga kebugaran dan daya tahan tubuh.

Ditemui di rumahnya beberapa waktu lalu, Siti mengaku menyediakan beragam varian jamu tradisional. Mulai jamu serbuk instan hingga jamu cair dalam kemasan.

“Semua bahan baku berasal dari sini, karena hasil pertanian di wilayah ini melimpah dan cukup lengkap,” ujar Siti, Jumat (8/11/2024).

Melimpahnya rempah-rempah di wilayahnya sangat mendukung industri pembuatan jamu rumahan miliknya. Berbekal ilmu dari pelatihan pengolahan biofarmaka, dia berusaha memaksimalkan melimpahnya rempah-rempah di wilayahnya. Sejak merintis tahun 2018 lalu, usahanya tetap eksis.

Baca Juga :  Terjaring OTT Pungli Retribusi Hewan, NL Pegawai Disperindag Ngawi Di Tahan

Bahkan, dia sempat merasakan momen dimana kebutuhan pasar cukup tinggi saat pandemi Covid-19 melanda. Kala itu, berbagai jenis produk herbal laris manis di pasaran. Ini karena jamu tradisional dipercaya masyarakat mempunyai banyak khasiat, termasuk menangkan Covid-19.

“Saat itu saya kewalahan melayani pesanan, karena warga percaya jamu tradisional mampu menangkal COVID-19, sekaligus menyehatkan tubuh,” tambah ibu tiga anak ini.

Varian produk herbal yang disediakan meliputi, wedang uwuh, wedang telang, serbuk jahe merah, wedang kelor, minuman instan kunyit asem, hingga wedang rosella. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000 tergantung jenis dan ukuran kemasan.

“Setelah pandemi, pemasarannya tergantung pesanan baik online maupun offline,” tandasnya.

Baca Juga :  Menyinggung Privasi Istri Calon Bupati dan Wakil Bupati, Loyalis Aji Minta Sunhaji Membaca Regulasi

Sementara itu, pemerintah melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Pacitan terus mendorong pengembangan potensi biofarmaka lokal melalui beragam kegiatan seperti pelatihan vokasional, pembinaan hingga pemasaran digital. Peningkatan kapasitas dan kualitas UMKM penting sebagai upaya memaksimalkan potensi hasil rempah-rempah yang cukup besar.

“Para pelaku UKM diberikan pelatihan Host Live Shopping, meliputi pemahaman platform, pembuatan konten, pengembangan kemampuan komunikasi, serta strategi menggunakan metode marketing ini. Mereka juga diajarkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercantik foto produk agar tampil lebih menarik di pasar digital,” kata Prayitno, Kepala Diskuperin Pacitan.

Dengan dukungan pemerintah dan tingginya minat masyarakat, usaha jamu tradisional di Pacitan tidak hanya menjadi warisan budaya tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. (red/adv).

Berita Terkait

Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro
DBHCHT 2026 Cair, Pemkab Pacitan Alokasikan Rp8,5 Miliar untuk RSUD dr. Darsono
Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar
PLN Nusantara Power Pacitan Ajak Masyarakat Jaga Laut Lewat Pelepasan Tukik dan Bersih Pantai
Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:06 WIB

DBHCHT 2026 Cair, Pemkab Pacitan Alokasikan Rp8,5 Miliar untuk RSUD dr. Darsono

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:58 WIB

Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:16 WIB

PLN Nusantara Power Pacitan Ajak Masyarakat Jaga Laut Lewat Pelepasan Tukik dan Bersih Pantai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Berita Terbaru

Daerah

Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:58 WIB