Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Headline · 17 Des 2018 14:34 WIB ·

BPTD XI Jatim Besut Terminal Kertonegoro Lebih Kompetitif


 BPTD XI Jatim Besut Terminal Kertonegoro Lebih Kompetitif Perbesar

NGAWI – Iya seperti yang ditulis kemarin keberadaan Terminal Kertonegoro Ngawi berstatus tipe A terus menata diri memperbaiki progres pada mutu pelayanan transportasi yang lebih bermartabat.

Ali Imron Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Kertonegoro melalui via selular tetap komitmen memberikan pelayanan terbaik terhadap pelayanan transportasi kepada masyarakat.

“Setelah sertifikat pemecahan kita kantongi langsung tancap gas memperbaiki sarpras memanfaatkan anggaran pusat. Tidak sebatas itu kita berkolaborasi dengan BPTD XI Jatim untuk meningkatkan pelayanan yang lebih ramah dan nyaman untuk terminal sini,” beber Ali Imron Kasatpel Terminal Kertonegoro Ngawi via selular, Senin, (17/12/2018).

Pada prinsinya tegas Ali sesuai arahan Kepala Balai Pengelola Trasportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jawa Timur, Hanura Kelana Irianto dijelaskan, keberadaan terminal tipe A harus mengutamakan mutu pelayanan non stop 24 jam.

Mengingat sekarang ini kehadiran terminal tidak sekedar lokasi naik turunya penumpang melainkan sebagai satu destinasi wisata. Sehingga semua sarpras yang berkenaan dengan Terminal Kertonegoro direhabilitasi ulang pada tingkat kenyamanan maksimal.

“Berbagai sarana akan kita tambah. Tentu itu komitmen kita dengan propinsi dan pusat agar terminal sebagai jujugan masyarakat,” ulasnya.

Selain sarpras tambahnya, dari catatan jumlah bus yang singgah di Terminal Kertonegoro selama 24 jam terpantau sekitar 1.000 unit bus. Terbagi atas AKAP Patas regular ada 850 unit bus dan sisanya 150 unit bus AKDP.

Jika melanggar tidak masuk ke terminal atas protapnya dari BPTD wilayah XI Jatim akan dilakukan penegakan hukum tanpa pengecualian.

“Pada prinsipnya kami menginginkan terminal tipe A seperti Kertonegoro Ngawi harus maksimal dalam pelayanan. Tidak sekedar sebagai fungsi terminal tetapi kedepanya sebagai satu kawasan wisata bagi warga masyarakat setempat,” kata Hanura Kelana Irianto. (pr)

Artikel ini telah dibaca 205 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Ratusan Warga Daftar PPK Pemilu 2024

27 November 2022 - 20:18 WIB

Alokasi Kursi Dua Dapil di Pacitan Berubah

25 November 2022 - 15:42 WIB

Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

20 November 2022 - 12:33 WIB

“Ruwat Jagad” Doa Untuk Bumi, Sarana Intropeksi Keberlangsungan Alam Semesta dari Pacitan

5 November 2022 - 10:18 WIB

Deklarasi Dukungan Prabowo Subianto Presiden Terus Mengalir

24 Oktober 2022 - 07:28 WIB

Komunitas Petani Cabe di Pacitan Deklarasi Prabowo Presiden 2024

22 Oktober 2022 - 14:55 WIB

Trending di Daerah