Menu

Mode Gelap
Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun  Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

Headline · 16 Nov 2019 11:23 WIB ·

Jumlah KTL di Ponorogo Akan Bertambah


 Jumlah KTL di Ponorogo Akan Bertambah Perbesar

Lintas7.net, PONOROGO – Jumlah Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di wilayah Kabupaten Ponorogo akan bertambah. KTL di sejumlah jalan protokoler di Bumi Reog juga akan dikembangkan. Dan yang menjadi target, salah satunya adalah Jalan HOS Cokroaminoto.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso, usai kedatangan tim penilai dari Forum LLAJ Jawa Timur yang menginspeksi dua titik KTL di Ponorogo yakni Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (12/11/2019).

“Jumlah KTL akan terus bertambah. Tetapi tentu seiring bertambahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kasat Lantas.



AKP Bambang menjelaskan, saat ini di Ponorogo ada dua jalan yang masuk KTL, yakni Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo.

Menurutnya, kedua jalan tersebut dinilai memenuhi persyaratan sebagai KTL. Pasalnya, baik Jalan Diponegoro maupun Jalan Urip Sumoharjo memiliki infrastruktur yang baik dan jumlah pelanggar minim.

“Infrakstrukturnya baik, pelanggarnya dikit dan berbagai syarat lainnya,” tutur AKP Bambang Prakoso, Jumat (15/11/2019).

Untuk meningkatkan KTL, pihaknya pun bekerjasama dengan Pemkab Ponorogo. Dia berharap pihak pemerintahan terus memperbaiki infrastruktur serta kelengkapan fasilitas pendukung lainnya terutama rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu lintas.

Bambang menambahkan, fasilitas pelengkap yang ada seperti rambu, marka, zebra cross, penerangan jalan, alat pengendali, alat pemberi isyarat, trotoar, halte, median jalan serta lahan parkir.

Bambang pun mengingatkan kepada masyarakat agar terus meningkatkan ketertiban dalam berkendara terutama di KTL. Sebab, jika ketahuan melanggar nilai nominal dendanya berbeda dengan jalan umum lainnya.

“Misalnya, ada pelanggar yang tidak pakai helm di jalan biasa denda tilangnya di pengadilan Rp 100 ribu kalau di KTL bisa Rp 200 ribu,” paparnya.

“Kami harap masyarakat semakin tinggi kesadarannya dalam berlalu lintas, terutama di jalan utama di kota,” ungkapnya.

Sebelumnya, tujuh orang anggota tim penilai dari gabungan Ditlantas Polda Jatim, Dishub Provinsi Jawa Timur, awak media, PU BM Provinsi Jawa Timur dan akademisi menginspeksi dua titik KTL Ponorogo, yakni Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (12/11/2019).

“Dengan inspeksi ini diharapkan dapat mewujudkan KTL yang semakin ideal,” ungkap Kompol Dwi Sumrahadi Rahmanto yang merupakan Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim sekaligus ketua tim penilai. (ant)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana

29 November 2022 - 23:02 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan, 36 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita

23 November 2022 - 21:08 WIB

Empati Bencana Cianjur, SMK PGRI 2 Ponorogo Galang Dana dan Shalat Ghoib

23 November 2022 - 19:57 WIB

Keliling Sudimoro, Bupati Aji Kunjungi Korban Tanah Longsor

23 November 2022 - 11:55 WIB

Aggota TNI di Ponorogo Gelar Sholat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Cianjur

22 November 2022 - 13:57 WIB

Brimob hingga Tim Trauma Healing Diterjunkan Polri Untuk Bantu Penanganan Gempa Cianjur 

21 November 2022 - 19:57 WIB

Trending di Nasional