Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Headline · 17 Okt 2020 12:39 WIB ·

Libatkan Lebih Dari Tujuh Ratus Personel dan Alutsista Besar, Ini Tujuan Latihan MOT Di Lanud Iswahjudi


 Libatkan Lebih Dari Tujuh Ratus Personel dan Alutsista Besar, Ini Tujuan Latihan MOT Di Lanud Iswahjudi Perbesar

LINTAS7.NET, MAGETAN – Latihan Mission Oriented Training (MOT) tahun 2020 di Lanud Iswahjudi yang akan dimulai besok, Minggu (18/10/2020) merupakan latihan yang melibatkan berbagai jenis pesawat TNI Angkatan Udara dengan bermacam-macam platform.

Selain melibatkan alutsista yang begitu besar, pada latihan ini juga melibatkan lebih dari 700 personel, baik personel penerbang, teknisi/ground crew, Pasukan Khas TNI Angkatan Udara dan personel Ground Control Interception (GCI), Ground Forward Air Controller (GFAC), serta sejumlah personel pendukung operasional penerbangan lainnya.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Letkol Sus Filfadri mengatakan, latihan yang mengerahkan begitu besar kekuatan TNI Angkatan Udara tersebut, diharapkan mampu mencapai hasil yang optimal, sesuai dengan tujuan latihan yang telah ditetapkan.

“Dari sejumlah tujuan latihan yang diharapkan, ada tiga tujuan utama pelaksanaan latihan MOT ini diselenggarakan,” Letkol Sus Filfadri.

Pertama, memberikan pengalaman dan meningkatkan pengetahuan personel dalam melaksanakan operasi udara dengan memadukan berbagai jenis platform pesawat yang berbeda.

Kedua, meningkatkan kemampuan dalam memahami konsiderasi, Threat dan Aset dalam merencanakan dan melaksanakan suatu misi operasi udara.

Sedangkan tujuan ketiga adalah meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara personel penerbang yang memiliki perbedaan platform, personel Ground Control Interception (GCI) maupun Ground Forward Air Controller (GFAC).

“Latihan ini direncanakan akan berlangsung selama 10 hari dengan wilayah latihan di training area Lanud Iswahjudi, Magetan dan Training Area Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur,” terangnya. (penlanudiwj/ant/red)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya

7 Desember 2022 - 18:54 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan, 36 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita

23 November 2022 - 21:08 WIB

Keliling Sudimoro, Bupati Aji Kunjungi Korban Tanah Longsor

23 November 2022 - 11:55 WIB

Brimob hingga Tim Trauma Healing Diterjunkan Polri Untuk Bantu Penanganan Gempa Cianjur 

21 November 2022 - 19:57 WIB

Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

20 November 2022 - 12:33 WIB

Diduga Gelapkan Dana 2,9 M, Bendahara Koperasi Kodim Pacitan Ditahan

18 November 2022 - 14:19 WIB

Trending di Hukum