Tampil Rancak dan Membumi, Ronthek Rancak Bumbung Pringkuku Hidupkan Jejak Tilas Talesan 

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Tetabuhan kentongan menggema dari panggung Festival Ronthek Pacitan, Senin malam (7/7/25), ketika Grup Ronthek Rancak Bumbung dari Kecamatan Pringkuku menampilkan karya bertajuk “Tilas Talesan”. Pertunjukan yang digarap dengan penuh penghayatan ini sukses memukau penonton dengan narasi historis dan mitologis yang membumi.

Tilas Talesan membawa penonton menyusuri kisah masa lampau masyarakat petani di Desa Sobo, lereng Gunung Talesan. Gunung yang kini dianggap sakral itu dulunya merupakan pusat kehidupan bagi para petani talas tumbuhan yang menjadi sumber pangan utama kala itu.

Namun, harmoni itu terusik ketika celeng (babi hutan) menyerang ladang-ladang mereka. Tanaman talas rusak, dan ketahanan pangan terancam. Dalam keputusasaan, masyarakat desa mengambil kentongan alat komunikasi tradisional yang juga berfungsi sebagai pengusir hama dan membunyikannya keras-keras. Dari sinilah tradisi ronthek diyakini lahir.

Baca Juga :  Madiun Gempar. Warga Temukan Bayi di Poskamling. Begini Kondisinya.

Tak hanya sejarah agraris yang terangkat, pertunjukan ini juga menyentuh sisi spiritual dan mitologis. Gunung Talesan dipercaya menjadi tempat bersemayamnya Dewi Limaran, sosok gaib anak dari raja celeng, yang menjadi penanda adanya ikatan tak kasat mata antara manusia, alam, dan kekuatan kodrati.

Penampilan Grup Rancak Bumbung juga memikat secara visual. Para penampil mengenakan busana bernuansa hijau dedaunan yang melambangkan kesuburan alam dan kedekatan masyarakat dengan hutan dan ladang. Gerak tari yang enerjik, irama yang rancak, serta koreografi kentongan yang dinamis memperkuat suasana dramatik sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong warga desa.

Karya Tilas Talesan bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah pesan reflektif tentang keselarasan hidup: manusia sebagai penjaga bumi, alam sebagai sumber kehidupan, dan spiritualitas sebagai penguat batin.

Baca Juga :  Ketum MUI Kabupaten Madiun Dukung Calon Tunggal Kapolri

“Kami ingin menunjukkan bahwa ronthek bukan hanya hiburan, tapi juga media untuk merawat ingatan dan menyuarakan nilai-nilai lokal yang nyaris terlupakan,” ujar Suwoto, Camat Pringkuku.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Sobo, Bogiman, turut hadir dalam pementasan. Ia merasa terharu dengan penggambaran masa lalu yang menurutnya sangat akurat dan menyentuh.

“Saya seperti dibawa kembali ke masa kecil. Dulu benar, suara kentongan jadi alarm kalau celeng masuk ladang,” kenangnya.

Ronthek Rancak Bumbung berhasil merangkai unsur budaya, sejarah, mitos, dan visual menjadi sajian yang hidup dan menyentuh. Penonton tak hanya menikmati irama dan gerak, tetapi juga diajak merenungi jejak leluhur dan nilai-nilai kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu. (Red/Adv).

Berita Terkait

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan
Pasar Beling Minggu Wage Pacitan, Menjaga Denyut Tradisi di Tengah Gempuran Modernisasi
LSM Cakra Sandi, Nusantara – Berkibar

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB

Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:17 WIB

Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:04 WIB

KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru