Dugaan Pelecehan Seksual Gegerkan SMPN 1 Pacitan, Oknum Guru Dipindahkan Sementara

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Dunia pendidikan di Kabupaten Pacitan kembali diguncang. Kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial AD di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pacitan, mencuat ke publik dan memicu keprihatinan berbagai pihak.

Kasus ini mulai menjadi perhatian setelah seorang wali murid bernama Ika melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan pada Jumat (12/9/2025). Ika mengungkapkan bahwa anaknya mengalami perlakuan tidak menyenangkan yang diduga mengarah pada pelecehan seksual.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dindik Pacitan segera mengambil langkah cepat. “Pada hari Rabu kami sudah memberikan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada guru yang bersangkutan. Ia kami tugaskan sementara ke SMP Kebonagung,” ujar Rino Budi Santoso, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindik Pacitan, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga :  Gabungan Masyarakat Kabupaten Madiun Deklarasi Tolak Anarkisme

Rino menjelaskan, pemindahan sementara ini bertujuan untuk meredam situasi di lingkungan SMPN 1 Pacitan agar tidak semakin memanas. Guru AD juga tidak diperbolehkan kembali mengajar di sekolah asal selama proses penanganan kasus berlangsung.

Menurut data yang diterima Dindik Pacitan, terdapat empat siswa yang menjadi korban, terdiri dari satu siswa perempuan dan tiga siswa laki-laki. Mereka melaporkan telah mengalami tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh guru AD.

“Bentuk perilaku yang dilaporkan mulai dari tindakan mencubit, candaan tidak pantas, hingga pemukulan ringan dengan penggaris,” jelas Rino. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur keterlibatan keluarga pejabat dalam kasus ini. “Kami luruskan, tidak ada anak anggota DPRD yang menjadi korban. Salah satu korban justru merupakan anak dari pegawai bank,” tambahnya.

Baca Juga :  Tiba di Kampung Ponorogo, Dyllan Dimakamkan di Tamanarum

Kasus ini semakin menjadi sorotan publik setelah momen perpisahan guru AD dengan para siswa terekam dalam sebuah video. Dalam video tersebut, sejumlah siswa tampak menangis saat mengetahui guru mereka akan dipindahkan. Video yang direkam oleh salah satu guru kemudian beredar luas di media sosial, memicu berbagai reaksi dari warganet.

Dindik Pacitan menyatakan akan terus mendalami laporan ini dengan serius dan profesional. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan kasus ini diusut tuntas.

“Apapun hasilnya nanti, kami ingin prosesnya berjalan transparan dan adil, baik untuk siswa, orang tua, maupun guru yang bersangkutan,” pungkas Rino.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru