Data BPS Pengangguran Terbuka Pacitan Turun

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN- Tingkat pengangguran di Pacitan menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan pada tahun ini sebesar 1,83 persen.

Penurunan pengangguran ini dampak langsung dari peningkatan angkatan kerja. Dimana jumlahnya mengalami peningkatan bila dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 13,63 ribu orang menjadi sebanyak 394,71 ribu orang.

Dyah Sari Prihantari, Ahli madya statistik Badan Pusat Statistik Pacitan menyatakan sektor pertanian memiliki peran besar dalam menurunkan tingkat pengangguran jika dibandingkan sektor lainnya.

Sedangkan penyumbang tertinggi tingkat Pengangguran di Pacitan pada setiap tahunnya meliputi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Baca Juga :  Bawaslu Provinsi Jawa Timur Meluncurkan 'Rumah Data' untuk Memperkuat Pengawasan Pemilihan Serentak 2024

“Lulusan SMP,SMA dan SMK di Pacitan ini menjadi penyumbang pengangguran tertinggi. Terbanyak adalah tingkatan SMA dan SMK dengan persentase 2,25 persen, TPT 5,02, TPAK 81,64 persen, sedangkan untuk tingkat SMP sebesar 2,68 persen,” katanya mewakili kepala BPS Pacitan.

Lebih lanjut, Dyah menyebut penyumbang pengangguran terendah justru di dominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (SD). BPS menilai bahwa, lulusan SD mau bekerja apa saja yang penting menghasilkan.

“Lulusan SD sebanyak 0,14%. Sedangkan analisa kami penyumbang tingkat pengangguran terendah. Karena lulusan SD itu mau bekerja apa saja yang penting menghasilkan. Sedangkan lulusan SMA dan SMK mungkin saja mereka itu masih suka milih milih pekerjaan dan gengsi. Bisa juga lulusan SMA SMK dipacitan ini masih kalah bersaing di dunia kerja,” terangnya.

Baca Juga :  Destinasi Baru Watu Rumpuk, Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Merujuk dari data BPS Pacitan. Bahwa sektor pertanian memiliki peran tinggi untuk menurunkan tingkat pengangguran di Pacitan . Sedangkan dari segi status pekerjaan yang bekerja di Pacitan itu sebagian besar adalah berusaha dibantu buruh tidak tetap atau pekerja keluarga.

“Jadi yang bekerja itu porsi terbesar buruh tidak tetap atau pekerja keluarga atau tidak dibayar sebesar 24,66 persen. Buruh karyawan tetap 23,93 persen. Pekerja keluarga 23,11 persen. Berwirausaha sendiri tanpa buruh sebesar 19,48 persen, pekerja bebas di pertanian 7,23 persen,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati
Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Sabtu, 18 April 2026 - 19:52 WIB

Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026

Kamis, 16 April 2026 - 19:50 WIB

PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro

Selasa, 14 April 2026 - 11:51 WIB

Camat Ngadirojo Nilai Program TAMASYA Solusi Tepat Bagi Tumbuh Kembang Buah Hati

Berita Terbaru