Janggelan Jadi Produk Unggulan Sektor Pertanian di Kecamatan Bandar

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haris pelaku usaha olahan janggelan di Desa Jeruk Bandar. (Foto:Lintas7.net).

Haris pelaku usaha olahan janggelan di Desa Jeruk Bandar. (Foto:Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PACITAN- Kabupaten Pacitan dianugerahi alam yang menjanjikan bagi dunia pertanian. Pun, untuk produksi tanaman janggelan yang menjadi andalan bagi para petani di wilayah Kecamatan Bandar. Besarnya potensi ekonomi yang ditawarkan, menarik banyak orang untuk berinvestasi janggelan. Tak sekedar penanaman tetapi juga pengolahan janggelan.

Satu diantara pelaku usaha janggelan di wilayah ini adalah Haris Kiswanto. Selama puluhan tahun dia berkecimpung di dunia bisnis janggelan. Menurutnya, setiap harinya rata-rata ada 48 sampai 60 ton janggelan kering dikirim ke luar Pacitan menggunakan 4-6 truk besar. Jumlah itu akumulasi pengiriman saat musim kemarau.

“Setiap hari ada 4 sampai 6 truk yang keluar, untuk memenuhi kebutuhan pasar di wilayah luar Pacitan,” ujar Haris di Kecamatan Bandar.

Baca Juga :  Inilah Profil Arif Setia Budi (ASB) Anak Transmigran yang Jadi Ketua DPRD Pacitan

Tingginya permintaan janggelan dari wilayah Bandar ini memang cukup beralasan. Sebab, menurut hasil penelitian dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Malang, janggelan asal Pacitan memiliki kualitas terbaik di Indonesia, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Selain dipasok ke luar daerah, sebagian hasil produksi petani janggelan diolah sendiri menjadi kuliner. Diantaranya diolah menjadi jelly alami sebagai bahan campuran minuman segar, seperti es dawet yang banyak dijumpai di Pacitan. Pada hari biasa, pengolahan janggelan ini bisa mencapai 60 kilogram. Jumlah ini akan meningkat tajam saat bulan ramadhan.

“Yang kami produksi di sini hanya sekitar 10 persen saja, sisanya kami distribusikan ke luar daerah. Dengan 12 karyawan kami memproduksi sekitar 60 kilogram per hari, namun waktu bulan Ramadan bisa mencapai 350 kilogram per hari,” tambah Haris.

Baca Juga :  Ke Benteng Van Den Bosch Jokowi Janjikan Restorasi Tahun Ini

Minuman berbahan janggelan, seperti es dawet sangat mudah dijumpai di berbagai tempat baik di pelosok desa maupun pusat kota Pacitan. Ketersediaan bahan baku janggelan yang besar cukup mendukung pergerakkan ekonomi masyarakat. Selain kapasitas produksi, pangsa pasar janggelan juga besar sehingga jadi peluang ekonomi yang menjanjikan.

“Janggelan jadi salah satu produk unggulan di sektor pertanian di Kecamatan Bandar. Peluang ekonomi cukup besar, sehingga kami terus mendorong agar masyarakat memaksimalkan potensi yang ada sebaik mungkin,” kata Wuriyanto, Camat Bandar.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru