kekurangan Tenaga Di Lingkungan Pemda,Bupati Akan Segera Tarik Carik PNS

- Jurnalis

Jumat, 1 Februari 2019 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA MAGETAN- Suprawoto, Bupati Magetan dalam waktu dekat ini akan menarik kembali Sekretaris Desa (Carik) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kebijakan ini dilakukan karena di pemerintahan tingkat Kelurahan, Kecamatan dan SKPD masih banyak kekurangan tenaga staf.

“Jadi nanti Carik PNS akan saya tarik dulu untuk mengisi kekurangan di sejumlah tempat di Kelurahan, Kecamatan maupun SKPD, karena dari sejumlah tempat tersebut masih kekurangan Staf,”ujar Suprawoto saat sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Sikronisasi Program Kegiatan Tahun 2019 di Pendopo Surya Graha. Selasa, (29/01/2019) lalu.

Dijelaskan pula, jika Kepala Desa masih membutuhkan, maka pihak Pemerintah Kabupaten Magetan akan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Desa untuk membuka pendaftaran Carik dengan syarat hanya selama satu tahun. ”Intinya tak tarik dhisik (dulu, red) tapi nek awakmu butuh jaluko tapi cuman selama maksimal setahun,” kata Suprawoto.

Baca Juga :  Dua Desa di Tulakan Terapkan STBM 5 Pilar

Iswahjudi Yulianto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Permasdes) Kabupaten Magetan mengatakan bahwa kebijakan Bupati untuk menarik kembali Sekretaris Desa yang berstatus PNS selain karena kekurangan Tenaga Staf, juga karena pertimbangan dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 disebutkan, Perangkat adalah bukan PNS tapi adalah warga desa yang ditetapkan desa setempat karena ada tes Sekretaris Desa. “Maka dari itu Bapak Bupati pernah bilang lebih baik dikembalikan pada porsinya, kalau memang PNS ya dikembalikan ke PNS-nya masing-masing,” terangnya.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Pacitan Soroti Rendahnya Luas Tanam Tembakau, Petani Diminta Disiplin Terapkan SOP

Masih kata Yulianto, ditariknya Carik nanti berharap bisa menjadikan salah satu tambahan sumber daya manusia untuk memperkuat organisasi di Kelurahan, Kecamatan maupun di SKPD.

Jumlah Sekretaris Desa yang berstatus PNS berjumlah 68 orang yang tersebar di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Magetan. ”Sebenarnya di Pemerintahan Kabupaten Magetan masih banyak kekurangan tenaga PNS, meskipun Bupati sudah berupaya untuk menarik kembali Carik PNS ke pemerintahan namun tetap saja kurang,” terang Yulianto.

Sementara itu acara Rapat Koordinasi Sikronisasi Program Kegiatan Tahun 2019 dihadiri Camat dan Kepala Desa/Kelurahan se-Kabupaten Magetan serta Kejaksaan, Polres dan Dandim Magetan.Cahyo.

 

 

Berita Terkait

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT
Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro
DBHCHT 2026 Cair, Pemkab Pacitan Alokasikan Rp8,5 Miliar untuk RSUD dr. Darsono
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:51 WIB

DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Senin, 22 Juni 2026 - 23:18 WIB

DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau

Berita Terbaru