Indrata: Pasar Batik Internasional Perlu Diperjuangkan

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2020 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Hari Batik Nasional jatuh pada hari ini tanggal 2 Oktober. Bertepatan dengan hari besar ini, Calon Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mengajak masyarakat untuk selalu mencintai batik supaya warisan leluhur ini tetap lestari dan terus berkembang mengiringi kemajuan daerah.

“Yang pertama Selamat Hari Batik Nasional. Kita ketahui bersama Ngadirojo terkenal sebagai Kecamatan Batik karena banyak sekali perajin dan industri batik disini yang tentunya harus kita support bersama-sama agar warisan leluhur ini terus berkembang,” kata Indrata selesai berkampanye di Desa Hadiwarno, Jum’at (2/10) siang.

Baca Juga :  Dorong Peran Aktif Masyarakat, Pemkab Luncurkan Program ‘Aku Suka Desi’

Keponakan Sby itu menambahkan, batik bukan sekedar soal pakaian maupun aktivitas ekonomi masyarakat. Tetapi sebagai wujud kreativitas, etos kerja dan ketekunan para perajin untuk menghasilkan karya bernilai sehingga batik tetap eksis ditengah perubahan zaman. 

“Harapan Saya ke depan bagaimana kita bersama-sama bisa berkontribusi supaya batik Pacitan mampu memperluas pasar di tingkat nasional maupun internasional dan ini harus diperjuangkan,” pungkasnya. 

Hari Batik Nasional tiap 2 Oktober mulai diperingati sejak tahun 2009. Peringatan ini setelah batik memperoleh pengakuan dunia dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Organisasi ini menetapkan batik sebagai warisan budaya dunia tak benda atau intangible cultural heritage.

Baca Juga :  Peran KPPS Sukseskan Pemilu

Sentra Industri batik di Kecamatan Ngadirojo pun mulai ada sejak tahun 1957. Salah satu hasil karya yang masih tersimpan adalah batik Satrio Manah karya Almarhum Ibu Joyo Diharjo, seorang warga Desa Bogoharjo, Ngadirojo. (IS). 

 

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru