LINTAS7.NET, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan mengapresiasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) yang digulirkan oleh PT PLN Nusantara Power dalam pengembangan destinasi wisata Sungai Maron, Kecamatan Pringkuku. Program tersebut dinilai mampu mendorong pengembangan wisata berkelanjutan berbasis energi ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Peresmian CSR ini dihadiri langsung oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, jajaran Forkopimda Pacitan, Senior Manager PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Pacitan Munif, camat, kepala desa se-Kecamatan Pringkuku, Pokdarwis, serta pelaku UMKM Sungai Maron, Rabu (14/1/25).
Senior Manager PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Pacitan, Munif, mengatakan bahwa program CSR di Sungai Maron tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Sungai Maron adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai bagian dari Kabupaten Pacitan. Sejak 2022 kami bahu membahu, dan alhamdulillah hari ini bisa diresmikan sebagai wisata hijau. Yang paling kami banggakan bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga kapabilitas teman-teman Pokdarwis,” ujar Munif.
Ia menjelaskan, salah satu inovasi yang dikembangkan adalah mesin perahu listrik (Mesin Cakra) sebagai pengganti mesin konvensional berbahan bakar fosil. Teknologi tersebut dirancang melalui riset dan uji coba, sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan kepada masyarakat.
“Teman-teman Pokdarwis kini sudah mampu menghitung kebutuhan baterai, jarak tempuh, jumlah perjalanan pulang-pergi, hingga sistem pengisian dan perawatannya. Kalau ke depan ada yang ingin membuat perahu listrik, Sungai Maron sudah siap menjadi rujukan,” tambahnya.
Selain mesin perahu listrik, bantuan CSR PLN Nusantara Power juga meliputi paving berbahan FABA (Fly Ash Bottom Ash) untuk akses jalan, rumah TPS untuk pengelolaan sampah, solar cell sebagai sumber energi terbarukan, serta Early Warning System (EWS) untuk mitigasi potensi bencana banjir.
Munif menegaskan, peresmian tersebut bukanlah akhir program, melainkan awal dari upaya keberlanjutan. “Harapan kami, program ini terus dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Pacitan secara berkelanjutan. Ini contoh kolaborasi harmonis antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PLN Nusantara Power dalam pengembangan wisata Sungai Maron. “Saya melihat semua program CSR di Sungai Maron ini sudah diperhitungkan dengan matang, dan alhamdulillah masyarakat menyambutnya dengan sangat baik. Ini membanggakan,” kata Bupati.
Menurutnya, keberhasilan Sungai Maron tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga berpotensi menjadi rujukan bagi destinasi wisata lain di Pacitan. “Sekarang di Sungai Maron ini bahkan sudah bisa melayani pemesanan mesin perahu listrik sesuai kebutuhan. Ini hal yang sangat positif. Harapan saya, Sungai Maron bisa terus tumbuh dan menjadi contoh bagi destinasi wisata lain untuk belajar dan berkembang lebih baik,” pungkasnya.






