Menu

Mode Gelap
Kemenag Kota Madiun Disorot LSM Garis PAKEM Mandiri Terkait TPG Non PNS Tahun 2018 dan Dugaan Pungli Teken Finacial Close Proyek KPBU APJ, Bupati Madiun Ingin Kebijakan Bermanfaat Untuk Masyarakat  Mobil Masuk Jurang, Sopir dan Mantan Kades Dadapan Tewas Pertimbangan Masa Depan, Kasus Pencurian Karburator di Mapolres Madiun Sepakat Selesai dengan Diversi  HPN, Bunda Rita Bersama Komunitas Wartawan Ponorogo Potong Tumpeng dan Doakan Jurnalis yang Telah Berpulang

Daerah · 21 Jan 2021 12:14 WIB ·

Tak Ada yang Menyangka Musibah Terjadi di Hari Bahagia Pasangan Pengantin Ini


 Tak Ada yang Menyangka Musibah Terjadi di Hari Bahagia Pasangan Pengantin Ini Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN– Kebahagiaan pasangan pengantin Muhklasin (32) dan Sri Wahyuni (27) warga Kecamatan Tegalombo, Pacitan diselimuti rasa duka mendalam. Ini seiring musibah yang dialami keluarga Muhklasin sepulang dari rumah pengantin perempuan pada Rabu (20/1) siang kemarin.

Kendaraan yang ditumpangi keluarga Muhklasin terperosok ke jurang sedalam 18 meter di Dusun Krajan, Desa Tegalombo, Pacitan. Tiga orang dari keluarga Muhklasin dilaporkan meninggal dunia. Mereka adalah Iswanto (50 thn), Juni (60 thn) dan Saroh (50 thn) yang merupakan Pak Dhe (paman) dan Bulik (Tante) pengantin pria.

Insiden itu juga menyebabkan 6 orang lainnya luka-luka. Seorang diantaranya bernama Ardian (30 Thn) pengemudi Mobil Strada bernomor polisi W 9337 XF masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Pacitan pada Kamis (21/1) siang. Ardian merupakan putra dari Almarhumah Saroh.

Kebahagiaan Muhklasin dan Sri Wahyuni seketika beruah jadi duka. Tak ada satupun yang mengira musibah terjadi tepat pada hari kebahagiaan pasangan pengantin pria asal Desa Kasihan dan pengantin perempuan asal Desa Tegalombo, Pacitan.

“Kejadian sepulang dari acara prosesi pernikahan di Krajan, Tegalombo. Mohon do’anya saja, semoga almarhum dapat tempat yang laik disisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi musibah ini,” kata salah seorang anggota keluarga korban dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp.

Kecelakaan maut yang merenggut nyawa itu bermula ketika rombongan pengantin pria hendak pulang dari acara prosesi pernikahan di Dusun Krajan, Desa Tegalombo menuju Desa Kasihan, Tegalombo. Naas saat melalui jalan lingkungan berupa rabatan mobil berwarna putih itu terperosok ke jurang.

“Kendaraan Roda 4, Mitsubishi Strada Warna Putih, yang di kemudikan Sdr. Ardian yang berpenumpang sejumlah 8 orang melaju melintasi jalan rabatan, disaat mobil dalam kondisi menanjak pengemudi terlalu mengambil jalur ke kiri sehingga roda kiri yang diluar jalur rabatan kemudian terperosok,” kata Kanit Laka Lantas Polres Pacitan IPDA Amrih Widodo pada Rabu (20/01) sore kemarin.

Proses evakuasi salah satu korban meninggal dunia cukup dramatis. Sebab, korban bernama Saroh, diketahui terjepit oleh badan mobil. Setelah memakan waktu tak kurang dari 4 jam korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan.

“Ada 3 orang yang meninggal dunia. Salah satu penumpang mengalami patah leher akibat terjepit badan kendaraan. Sampai Kamis (21/1) siang, kendaraan roda empat masih dalam proses evakuasi,” tandas Amrih.

Duka mendalam masih sangat terasa. Semoga saja mereka yang berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Pun keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kesabaran dan ketabahan menghadapi ujian ini. (IS).

Artikel ini telah dibaca 415 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kemenag Kota Madiun Disorot LSM Garis PAKEM Mandiri Terkait TPG Non PNS Tahun 2018 dan Dugaan Pungli

22 Maret 2023 - 09:45 WIB

Kasus Kematian Siswa SD Bubakan Dilimpahkan ke Polres Pacitan

14 Maret 2023 - 20:33 WIB

2 Hari Hilang, Warga Kembang Ditemukan Meninggal

10 Maret 2023 - 22:05 WIB

Puluhan Siswa Mangunharjo Belajar di Kelas Darurat

9 Maret 2023 - 22:19 WIB

Warga Kampung Pitu Bungah, PLTS Bantuan Pemerintah Terpasang Tiap Rumah

8 Maret 2023 - 22:14 WIB

Bupati Ponorogo Siapkan Lahan Relokasi Korban Tanah Gerak Sawoo

7 Maret 2023 - 21:27 WIB

Trending di Nasional