Untuk Berangkat Haji, Masa Tunggu 24 Tahun Lagi

- Jurnalis

Rabu, 19 Desember 2018 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Daftar tunggu keberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur ke tanah suci Makkah,  sudah terisi hingga tahun 2042.

Sedangkan para calon jamaah haji yang mendaftar tahun 2019 nanti berangkatnya tahun 2043.

“Jadi masa tunggunya Kabupaten Madiun 24 tahun dan dibanding Jawa Barat masa tunggunya hanya 15 tahun,lebih cepat,” kata Kepala Seksi Haji Kemenag Kabupaten Madiun, M. Basid kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id).

Menurutnya, warga Kabupaten Madiun yang telah terdaftar sebagai calon jamaah haji hingga tahun 2042 di kantor Kemenag setempat telah mencapai 9.000 orang lebih. Padahal, sesuai kuota yang telah ditetapkan, Kabupaten Madiun  ideal jumlah calon haji yang diberangkatkan berkisar 700 orang per tahun. Hal ini telah ditetapkan oleh kemenag Jatim yakni kuota calon jamah haji sesuai jumlah penduduk.

Baca Juga :  Mayor Laut Aris Alfatah Resmi Jabat Danlanal Pacitan, Fokus Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Sinergitas Wilayah Pesisir

“Sekarang ada aplikasi untuk mengecek keberangkatan haji yakni download di playstore namanya Porsi Haji,” ungkap Basid.

Baca Juga :  Pilkada Pacitan 2024 Bakal Seru, Sejumlah Partai Politik Dukung Rakhman Wijayanto Sebagai Bakal Calon Wakil Bupati

Adapun pada musim haji 2018, terdapat 402 orang yang berangkat ke tanah suci. Sedangkan sejak Januari hingga November 2018, tercatat ada 1.500 yang mendaftar calon jamaah haji. ” Setiap hari rata-rata ada 5-6 pendaftar calon haji,” katanya. (*)

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:17 WIB

Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 23:20 WIB

Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terbaru