Pacitan Rayakan Hari Jadi ke-280 dengan Penuh Makna dan Semangat Kebersamaan

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Kabupaten Pacitan merayakan usia yang genap 280 tahun pada 19 Februari 2025, namun perayaan Hari Jadi (Hajatan) kali ini digelar lebih awal, tepatnya pada Senin, 17 Februari 2025. Meskipun dilaksanakan lebih awal, perayaan ini tetap berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan perjalanan panjang serta sejarah yang melatarbelakangi terbentuknya kabupaten ini.

Perayaan dimulai dengan kirab yang dipimpin oleh Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonegoro, beserta sang istri, Efi Suraningsih Indrata Nur Bayuaji. Kirab ini dimulai dari rumah dinas bupati dan berlanjut menuju Pendopo Agung Mas Tumenggung Djogokarjo, yang memiliki nilai historis penting bagi Kabupaten Pacitan.

Selama perjalanan, rombongan diiringi oleh abdi dalem, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Songsong Agung Pacitan yang menambah nuansa sakral dalam prosesi ini. Alunan gending Jawa yang mengalun lembut semakin memperkuat suasana penuh makna dan kehormatan.

Baca Juga :  BLT DBHCHT 2025 Menyasar Ratusan Buruh Tani di Kecamatan Kebonagung

Tahun ini, perayaan Hari Jadi Pacitan bertepatan dengan peluncuran buku yang mengungkapkan sejarah panjang Kabupaten Pacitan. Buku tersebut menceritakan bahwa Pacitan sudah ada sejak zaman Mataram Kuno dan Kerajaan Majapahit. Nama Pacitan berasal dari kata “Cit” yang berarti tempat yang jauh dan sulit, menjadikannya sebagai tempat pengasingan atau persembunyian. Seiring berjalannya waktu, Pacitan bahkan menjadi tempat untuk menggembleng prajurit sebelum bertempur di medan perang.

Sejarah Pacitan terus berlanjut hingga masa Kerajaan Demak, Pajang, Mataram, dan Surakarta Hadiningrat. Namun, berdirinya Kabupaten Pacitan secara resmi ditetapkan pada 19 Februari 1745, ketika Tumenggung Notopuro menerima pengukuhan sebagai Adipati di Rejoso Pacitan dari Sultan Bintoro II atau Paku Buwono I.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengungkapkan rasa syukurnya atas perayaan Hari Jadi ke-280 ini. Menurutnya, momentum ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada sejarah panjang Pacitan. “Kami ingin mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa Pacitan telah melalui perjalanan yang penuh tantangan dan perjuangan. Melalui peluncuran buku sejarah ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami dan menghargai warisan budaya yang telah ada sejak zaman dahulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembangunan Wilayah Perbatasan Meningkat, Masyarakat Rasakan Kehidupan Lebih Sejahtera

Bupati juga menambahkan bahwa perayaan ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan semangat dalam membangun Kabupaten Pacitan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan. “Hari Jadi ke-280 Kabupaten Pacitan ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pendahulu yang telah membangun dan mewariskan kebudayaan serta identitas Kabupaten Pacitan yang kaya akan sejarah,” tambahnya.

Dengan berbagai kegiatan yang berlangsung, perayaan ini semakin memperkuat semangat kebersamaan dan rasa bangga akan identitas daerah, serta menjadi momentum untuk terus mengembangkan Pacitan menjadi semakin sejahtera dan bahagia.

 

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru