Cuan Menjanjikan, Pemkab Pacitan Bangun Sumur di Lahan Termbakau di Kecamatan Kebonagung

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program irigasi perpompaan untuk meningkatkan produksi dan kualitas tembakau di Kabupaten Pacitan. (Foto:Istimewa).

Program irigasi perpompaan untuk meningkatkan produksi dan kualitas tembakau di Kabupaten Pacitan. (Foto:Istimewa).

LINTAS7.NET,PACITAN- Tanaman tembakau menjanjikan cuan menggiurkan. Demi mendongkrak produksi tembakau, Pemkab Pacitan merealisasikan program irigasi perpompaan di sejumlah wilayah. Diantaranya di Kecamatan Kebonagung.

Program pembangunan sumur bor dilaksanakan di 4 desa. Yakni, Desa Klesem, Sidomulyo, Katipugal dan Desa Punjung. Kegiatan fisik ini diproyeksikan sebagai pendukung keberlanjutan pertanian tembakau yang selama ini sangat rentan terhadap dampak kekeringan.

Plt. Camat Kebonagung, Udin Wahyudi menyatakan keberadaan sumur bor ini akan sangat membantu para petani tembakau. Utamanya dalam hal pemenuhan kebutuhan air bagi hektaran tanaman tembakau.

Baca Juga :  Atraksi Seni Budaya Meriahkan Gandrung Festival 2024

“Dengan adanya sumur bor dan pompa air, petani tembakau bisa tetap menanam meski musim kemarau. Puluhan hektare lahan kini bisa teraliri air, sehingga kualitas tembakau tetap terjaga,” kata Plt Camat Udin pada wartawan.

Program sumur bor di 4 desa di Kecamatan Kebonagung ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemkab Pacitan tahun 2025. Pembangunan ini diharapkan mengatasi persoalan sulitnya petani mendapatkan pasokan air.

“Harapannya produksi meningkat dan kualitas panen tembakau diharapkan lebih baik dan bernilai jual tinggi, sehingga secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Baca Juga :  Di Madiun, TNI-Polri dan Penyandang Disabilitas Bagikan Sembako Kepada Dhuafa

Menurut Udin, program sumur bor ini begitu dinantikan masyarakat. Terlebih, ketersediaan air yang cukup akan menentukan hasil produksi sekaligus kualitas tembakau milik petani.

“Ya tentu semua berharap program ini bisa berkelanjutan serta pemanfaat program terus bertambah,” tegas Udin.

Krisis air selama ini jadi salah satu ancaman bagi keberhasilan produksi tanaman tembaku. Melalui program irigiasi perpompaan masalah air diharapkan bisa teratasi. (Red/Adv).

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
Pengajian Umum Momen Lebaran, Camat Ngadirojo Serukan Persatuan dan Kerukunan
Event ‘Srawung Rasa’ Pertunjukkan Seni Budaya, Geliatkan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terbaru