Angka Kemiskinan di Ponorogo Turun Jadi 8 Persen

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sugiri Sancoko. (Foto:Pemkab Ponorogo).

Bupati Sugiri Sancoko. (Foto:Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Angka kemiskinan di Kabupaten Ponorogo mengalami penurunan dibanding tahun kemarin atau tahun 2024 lalu. Dimana tahun lalu data di BPS angka kemiskinan di Ponorogo di angka 9,11 persen atau 80.050 penduduk yang miskin. Sementara di tahun ini, pemerintah mencatat kemiskinan di Ponorogo di angka 8,86 persen atau sekitar 76 ribu jiwa.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengaku jika turunnya angka kemiskinan di Ponorogo bukan hanya dari tangan pemerintah daerah, melainkan dari berbagai pihak. Salah satunya masyarakat itu sendiri. ‘’Ini dari jerih payah semua pihak. Bukan hanya pemerintah daerah,’’ kata Bupati Sugiri Sancoko saat ditemui usai memimpin apel Hari Kesaktian Pancasila di halaman pendopo (1/10).

Baca Juga :  DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Bahkan bupati optimis jika di tahun 2025 ini, angka kemiskinan di Ponorogo masih bisa ditekan. Mengingat saat ini masih ada sisa sekitar tiga bulan untuk menurunkan angka. ‘’Optimis angka kemiskinan bisa semakin turun. Kan waktunya masih ada tinggal kita yang kerja lebih keras,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Talud Jalan Penghubung Desa Kembang– Plumbungan Longsor, Camat Kebonagung Himbau Warganya Lebih Berhati-hati

Nantinya, di tahun depan hasil data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) akan dikolaborasikan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai rujukan.

‘’Targetnya tahun depan angka kemiskinan bisa turun sampai 20 persen dibanding sekarang. Tapi ini juga butuh treatment khusus juga. Termasuk mengembangkan wisata dan umkm,’’ jelasnya. (adv/rc)  

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru