Talud Jalan Penghubung Desa Kembang– Plumbungan Longsor, Camat Kebonagung Himbau Warganya Lebih Berhati-hati

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talud penahan tebing jalan Kembang-Plumbungan amblas. (Foto:Istimewa).

Talud penahan tebing jalan Kembang-Plumbungan amblas. (Foto:Istimewa).

LINTAS7.NET,PACITAN- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan dalam beberapa hari terakhir memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Rabu (29/10) dini hari.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu menimpa talud jalan penghubung antara Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, dan Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung. Talud dengan tinggi sekitar 5 meter dan panjang 16 meter ambruk ke sisi bawah jalan. Akibatnya, sebagian badan jalan ikut tergerus dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

Baca Juga :  Nguri-uri Budaya Lokal, Camat Pacitan Sugiyem Apresiasi Pelestarian Seni Tradisional di Desa Kayen

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan, Imam Syafid, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian. Menurutnya, langkah penanggulangan segera akan dilakukan melalui belanja tak terduga (BTT) tahun anggaran ini.“Sudah dicek, sudah diukur, sudah dilaporkan, dan PUPR sudah dikoordinasikan dengan BPBD,,”katanya kemarin (30/10).

Ia menambahkan, penanganan darurat akan diupayakan agar akses masyarakat tidak semakin terganggu, mengingat jalan tersebut merupakan jalur penghubung utama antar kecamatan.”BPBD akan membuat nota dinas ke Pak Sekda, dan penanganan diusulkan melalui BTT tahun ini,” tandasnya.

Baca Juga :  AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Pacitan, Target Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru  

Terpisah, Plt. Camat Kebonagung, Udin Wahyudi menghimbau agar masyarakat di wilayahnya lebih berhati-hati saat melintas di lokasi rawan bencana alam, seperti di ruas Kembang-Plumbungan. Terlebih, memasuki puncak musim penghujan, potensi bencana alam bisa jadi makin meningkat.

“Untuk pengguna jalan di ruas Kembang-Plumbungan agar lebih berhati-hati sampai perbaikan dari pemerintah selesai direalisasikan. Dan karena ini musim penghujan maka perlu meningkatkan kewaspadaan bagi yang tinggal di wilayah rawan bencana,” kata Udin. (Red/Adv).

Berita Terkait

Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro
DBHCHT 2026 Cair, Pemkab Pacitan Alokasikan Rp8,5 Miliar untuk RSUD dr. Darsono
Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar
PLN Nusantara Power Pacitan Ajak Masyarakat Jaga Laut Lewat Pelepasan Tukik dan Bersih Pantai
Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:06 WIB

DBHCHT 2026 Cair, Pemkab Pacitan Alokasikan Rp8,5 Miliar untuk RSUD dr. Darsono

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:58 WIB

Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:16 WIB

PLN Nusantara Power Pacitan Ajak Masyarakat Jaga Laut Lewat Pelepasan Tukik dan Bersih Pantai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Berita Terbaru

Daerah

Satpol PP Sita Ribuan Batang Tanpa Pita Cukai di Bandar

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:58 WIB