Corona Berdampak ke Angkutan Pacitan-Jakarta, 1 Agen Pilih Tutup

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2020 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN- Wabah Covid-19 mulai berdampak terhadap angkutan umum jurusan Pacitan-Jakarta. Bahkan, satu agen bus Antar Kota Antar Provinsi dari Terminal Pacitan memilih berhenti beroperasi. Penyebabnya jumlah penumpang berangsur menurun.

“Mulai hari ini kami (Bus Pacitan-Jakarta) resmi tidak beroperasi sesuai kebijakan dari perusahaan. Sampai kapan (tidak jalan) kami masih belum bisa memastikannya,” kata salah seorang agen bus di Terminal Pacitan yang enggan disebutkan namanya saat ditemui pada Kamis, (19/3) pagi.

Baca Juga :  PPI Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Melalui ACT Madiun

Sejumlah perusahaan angkutan umum yang masih beroperasi mengaku bahwa efek dari penyebaran Coronavirus membuat jumlah penumpang turun drastis. Penurunan ini sudah terjadi selama 3 hari terakhir.

“Pengaruhnya sangat besar. Ini meskipun masih jalan 8 armada tetapi jumlah penumpangnya turun sekitar 40 persen. Biasanya jumlah penumpang mencapai 100 orang per hari dan kini hanya sekitar 60 saja. Itu yang dari Pacitan menuju Jakarta,” terang Kiswo, seorang Agen Bus Agra di Terminal Pacitan.

Baca Juga :  Operasi Pekat Semeru 2025 Polres Pacitan Musnahkan Ratusan Botol Miras, Ciu dan Sabu

Berdasar informasi berkurangnya jumlah pengguna jasa angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi ini sebagai imbas pembatasan aktivitas masyarakat di Ibu Kota Jakarta. Sehingga para penumpang memilih membatalkan tiket yang sudah lebih dulu dipesan pada pekan sebelumnya. Alhasil banyak Perusahaan yang menanggung rugi karena biaya operasional lebih besar dari pendapatan. (Is)

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru