Bayi Dibuang Di Sungai Bengawan Madiun, Jasadnya Ditemukan Di Bawah Jembatan

- Jurnalis

Sabtu, 28 November 2020 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, MADIUN – Sesosok mayat bayi ditemukan di sungai Bengawan Madiun, tepatnya di bawah jembatan Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun pada Sabtu (28/11/2020) pagi.

Jasad bayi mungil itu ditemukan kali pertama oleh Eko (45) warga setempat saat hendak memancing ikan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Eko mengatakan, waktu itu sekitar pukul 09.00 WIB dia bersama seorang temannya hendak mancing di bawah jembatan Sambirejo. Saat hendak melempar umpan pancing, ia curiga ada tas kresek warna hitam mengambang di pinggir sungai.

Baca Juga :  Kemenangan Besar Aji-Gagarin di Kecamatan Bandar, Satu Desa Capai Target 90 Persen

Karena penasaran, ia lalu mendekati tas kresek tersebut. Mulanya, Eko mengira tas kresek tersebut adalah bangkai kucing. Namun setelah didekati, ternyata isinya sesosok bayi.

“Saya kira bangkai kucing, tapi setelah saya dekati ternyata bayi,” kata Eko.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada ketua RT setempat yang kemudian dilanjutkan dengan laporan ke Polsek Jiwan.

Tak lama berselang, aparat Polsek Jiwan tiba di TKP bersama anggota Satreskrim Polres Madiun Kota.

Baca Juga :  Kapolres Ngawi Patroli Banjir

Polisi segera mengevakuasi jasad bayi tak berdosa tersebut dan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi.

Kapolsek Jiwan AKP Indo Jatmiko kepada wartawan mengatakan, jasad bayi yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki tersebut diduga kuat baru berusia beberapa hari. Pasalnya, ari-ari bayi masih menempel.

AKP Indo menegaskan, polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi.

“Kita akan lakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggungjawab terhadap pembuangan bayi ini,” ujarnya. (ant/red)

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan
PLN Nusantara Power Bangun Wisata Hijau di Sungai Maron Pacitan
Grand Launching di Museum dan Galeri SBY – Ani, Dr. Warkim Satukan Buku, Inovasi, dan Pengabdian

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:04 WIB

KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 2 Februari 2026 - 18:21 WIB

Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Berita Terbaru