Hirup Gas Beracun, Dua Petani di Ngawi Tewas

- Jurnalis

Minggu, 10 Februari 2019 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI – Ketiga orang yang merupakan petani Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, Jawa Timur menjadi korban gas beracun sumur sawah si wilayah setempat. Keterangan hingga sejauh ini peristiwa yang cukup mengenaskan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu, (09/02/2019).

Kejadian itu bermula Samuji (40) hendak menghidupkan pompa air bertenaga listrik di sumur sawahnya sedalam 6 meter. Ketika masuk kedalam sumur mendadak kesulitan nafas hingga pingsan. Melihat kejadian itu kontan saja Jito (35) yang berada disekitar lokasi kejadian berusaha melakukan pertolongan dengan masuk kedalam sumur.

Baca Juga :  Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Jalan Arjosari-Nawangan Mulai Dirasakan Masyarakat Pacitan

Namun tragis, malah mengalami hal serupa seperti korban pertama. Kemudian, Pardi (60) tanpa memperhitungkan keselamatanya berusaha menolong. Namun ketika turun kedalam sumur dengan tangga mendadak nafasnya sesak langsung teriak minta tolong.

“Teriakan korban terakhir inilah yang bisa didengar warga sekitar. Dengan menghubungi tim SAR baru bisa dievakuasi ke atas sumur para korban-korban itu,” terang Sodiq warga sekitar.

Baca Juga :  Maling Tabung LPG, Warga Widodaren Ngawi Kena OTT Polisi

Sayangnya, saat dilarikan ke Puskesmas Pangkur nyawa Samuji dan Jito tidak tertolong. Sedangkan korban terakhir Pardi belum sadarkan kiri kondisinya masih kritis. Pihak kepolisian setempat terlihat masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi. (pr)

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT
Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 23:18 WIB

DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau

Berita Terbaru