Lestarikan Budaya, Pagelaran Langen Beksan Warnai Pengukuhan Pengurus Baru di Pringkuku

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Suasana budaya yang kental mewarnai Lapangan Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, pada Minggu (18/8/2025).

Pagelaran seni tradisional Langen Beksan digelar meriah sebagai bagian dari prosesi pengukuhan pengurus Paguyuban Langen Beksan Kecamatan Pringkuku untuk masa bakti 2025–2030.

Ketua DPRD Pacitan sekaligus Dewan Pembina Paguyuban, Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, hadir langsung untuk mengukuhkan Ismono sebagai ketua baru paguyuban bersama jajaran pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Arif menekankan pentingnya pelestarian budaya daerah sebagai jati diri bangsa. Menurutnya, Langen Beksan bukan sekadar seni tari, tetapi simbol nilai-nilai luhur masyarakat Pacitan.

“Budaya adalah jati diri bangsa. Langen Beksan bukan sekadar seni tari, tapi juga simbol kebersamaan, etika, dan filosofi luhur masyarakat kita. Saya harap dengan pengurus baru, eksistensi Langen Beksan akan makin kuat dan dikenal luas,” ujar ASB.

Baca Juga :  Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Sementara itu, Ismono sebagai ketua terpilih menyampaikan komitmennya untuk menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional sebagai bagian dari penguatan identitas budaya dan nasionalisme.

“Ini bukan hanya tentang seni, tapi juga bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan menjaga identitas budaya kita. Semoga dengan kebersamaan dan kerja keras, kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” ungkapnya.

Pagelaran ini disambut antusias oleh warga. Banyak yang merasa bangga sekaligus terhibur dengan pertunjukan yang ditampilkan oleh para seniman lokal.

Baca Juga :  Bupati Aji Rayakan Hari Bhakti PUPR Bareng Warga Buyutan

Salah satu warga Desa Ngadirejan, Slamet (48), mengaku senang bisa menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang kini semakin jarang digelar.

“Sudah lama tidak melihat tayub seperti ini. Saya senang sekali bisa mengenalkan ini ke anak-anak saya. Semoga acara seperti ini sering diadakan,” ujarnya.

Acara turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, unsur Forkopimca Pringkuku, tokoh masyarakat, serta komunitas pecinta seni tayub. Setelah prosesi pengukuhan, panggung budaya dimeriahkan dengan pertunjukan Langen Beksan yang berlangsung hingga malam hari.

Dengan semangat pelestarian budaya, acara ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan mempelajari seni tradisional daerah. (Red/Adv).

Berita Terkait

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Berita Terbaru