Menikmati Keindahan Alam dan Suara Alami di Goa Gong, Destinasi Terindah di Pacitan

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Keindahan alam Pacitan kembali menarik perhatian wisatawan dengan eksotisme Goa Gong, obyek wisata yang menawarkan pesona bebatuan stalaktit dan stalakmit yang mengagumkan. Goa ini dikenal karena suara alami yang dihasilkan dari bebatuannya, mirip suara gong, menjadikannya sebagai gua terindah di Asia Tenggara.

Terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Goa Gong dapat diakses dengan mudah dari pusat Kota Pacitan, berjarak sekitar 37 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam. Akses jalan yang baik membuatnya dapat dijangkau oleh semua jenis kendaraan.

Di dalam Goa Gong, pengunjung akan disuguhi lukisan alami dari stalaktit dan stalakmit yang terbuat dari marmer, kristal, dan batu karst. Gua ini memiliki panjang 256 meter dan tinggi antara 20 hingga 30 meter, dengan lampu neon warna-warni yang memperindah suasana. Suara yang dihasilkan dari tetesan air di bebatuan menambah keindahan dan keunikan tempat ini.

Baca Juga :  Baznas Bedah Rumah Warga Kecamatan Ngadirojo

Goa Gong juga memiliki lima sendang yang masing-masing memiliki fungsi berbeda, serta tujuh ruangan yang menambah daya tarik bagi pengunjung. Ruang inti, atau ruang tujuh, merupakan lokasi terbaik untuk mendengar suara gong dari bebatuan.

Goa Gong kini menjadi destinasi favorit baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Budi Mulyono, seorang pengunjung dari Bali, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan alam yang ditawarkan. “Rasanya senang bisa menyaksikan mahakarya alami ini,” katanya.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Pacitan Respon Spekulasi Sesat Uang 9 Milliar

Tiket masuk ke Goa Gong terjangkau, hanya Rp 20 ribu untuk orang dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak. Obyek wisata ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dan dilengkapi dengan fasilitas seperti area parkir luas, toilet, warung makan, dan jasa pemandu untuk spot-spot menarik.

Selain itu, terdapat berbagai pilihan oleh-oleh, kuliner khas, dan batu akik yang dapat dibeli di area sekitar gua. Bagi Anda yang ingin menikmati liburan, Goa Gong adalah pilihan yang sempurna. Tak jauh dari sini, ada pula Pantai Klayar, Banyu Tibo, dan Sungai Maroon yang siap untuk dijelajahi. (red/adv)

 

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru