Menilik Desa Purba di Pacitan yang Diakui Dunia

- Jurnalis

Minggu, 10 Desember 2023 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN- Tahukah anda bahwa satu diantara 167 desa di Kabupaten Pacitan merupakan desa tertua yang diakui dunia. Ini menyusul temuan fosil zaman prasejarah di wilayah desa tersebut.

Desa purba itu adalah Desa Sooka, yang secara administrasi berada di wilayah Kecamatan Punung. Pengakuan desa tertua oleh dunia internasional disampaikan Kepala Desa Sooka, Eko Wahyudi.

Menurut Eko, Kabupaten Pacitan tidak lepas dari awal prasejarah. Terlebih di Desa Sooka ini ada dua situs prasejarah yang sudah diakui oleh Trowulan, Balai Yogyakarta dan tercatat di museum Perancis.

Baca Juga :  Mantan Baywatch itu Resmi jadi Bupati Pacitan

“Peninggalan manusia purba di masa prasejarah yang ada di Desa Sooka adalah batu rijang sebagai kapak purba, bengkel artefak dan situs kali bak sooka,” ujar Eko pada wartawan.

“Ini sudah menjadi penguatan bahwa di desa kami ini merupakan desa tertua di Pacitan,” imbuhnya.

Eko menyebut sungai Bak Sooka merupakan museum alam dunia. Keistimewaan situs kali bak sooka itu karena menceritakan tiga jaman sejarah yaitu prasejarah lama, pertengahan prasejarah dan prasejarah modern.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Gelontor Bantuan Peralatan Sekolah Bagi Peserta Didik

Karena alasan itulah banyak calon profesor yang mendatangi kali Bak Sooka untuk kajian keilmuan.

“Menurut para profesor dari Trowulan dan profesor dari Yogyakarta para arkeolog ini belum bisa mendapatkan gelar profesor apa bila belum mengadakan penelitian di situs kali bak sooka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Berita Terbaru