Mulai 6 Mei 2021, Pacitan Tertutup Bagi Para Pemudik

- Jurnalis

Senin, 3 Mei 2021 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Masyarakat di perantauan yang hendak kembali ke kampung halaman Pacitan pada arus mudik lebaran kali ini baiknya berpikir ulang. Sebab, petugas gabungan bakal menjaga ketat tiap wilayah perbatasan.

Kapolres Pacitan AKBP. Wiwid Ari Wibisono memastikan peluang pemudik untuk datang ke Pacitan tertutup mulai tanggal 6 Mei mendatang. Menurutnya, petugas bakal menghalau pemudik untuk memutar balik.

“Perpindahan orang dari provinsi ke provinsi, kabupaten ke kabupaten dan segala moda transportasinya ini dilarang mulai 6-17 Mei. Kita sudah antisipasi jalur jalur utama yang besar itu sudah kita sekat, apabila ada yang lewat di jalan tikus kita juga sudah antisipasi,” kata Kapolres pada wartawan Senin (3/5) siang.

Baca Juga :  Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Kapolres menegaskan Surat Edaran Kasatgas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 beserta adendumnya dan aturan Kementerian Perhubungan melarang seluruh perjalanan orang selama arus mudik lebaran.

“Tiap perbatasan nanti kita pasang cone pembatas. Apabila petugas dengan kekuatannya kelelahan itu akan ada cone cone pembatas yang sulit ditabrak sehingga dengan sendirinya pengendara akan memutar balik,” tegas Wiwid.

Kapolres memastikan petugas gabungan melarang lalu lintas orang dan kendaraan dari dan menuju Kabupaten Pacitan. Bahkan, pemudik yang sudah mengantongi surat bebas covid-19 tetap tak diperbolehkan masuk ke Pacitan.

Baca Juga :  Bupati Sugiri Sancoko Semarakan Hari Buruh Internasional

“Pengecualiannya hanya yang bersifat darurat. Misalnya orang yang dalam kondisi sakit maupun petugas atau aparatur yang sedang bertugas,” jelasnya.

Pengawasan pemudik tak hanya dilakukan di jalur darat. Jalur perairan pun kata Kapolres tak luput dari penjagaan ketat. Penyekatan jalur laut dilakukan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan Pacitan.

“Apabila ada nelayan yang datang alasan untuk mudik atau perpindahan dari satu provinsi ke provinsi lainnya, saya sudah perintahkan anggota untuk segera cepat menghalau mereka. Putar balik kan mereka atau menginformasikan ke Satgas covid ke Polres untuk segera membawa mereka ke Wisma Atlet,” kata Wiwid. (Ris/IS/red)

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru