Patuh Aturan, Pengurus Ansor Mundur Sementara

- Jurnalis

Senin, 9 November 2020 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN-Para pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama di Pacitan mengajukan pengunduran diri sementara untuk kepentingan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020. Tercatat terdapat 7 orang pengurus yang resmi cuti.

Mereka adalah Kasatkorcab Banser Pacitan Imam Syarifudin, Kanit 99 AH Banser Pacitan Joko Sungkono, Ketua PAC GP Ansor Arjosari Agus Salim, Kasarkoryon Banser Arjosari Arif Sulistyo, Kasatkoryon Banser Pacitan Kota M. Sukron Hidayat, Kasatkoryon Tulakan dan Punung Imam Sayuti dan Ahmad Alfiyanto.

Pengunduran diri sementara para pengurus itu sebagai bentuk komitmen dan kepatuhan terhadap instruksi Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang diterbitkan pada tanggal 7 September lalu.

“Bersama (surat) ini kami sampaikan terhitung sejak hari ini Ahad, 08 November 2020 sampai dengan 08 Desember 2020 mengajukan untuk mengundurkan diri sementara/cuti dari posisi kepengurusan di PC GP Ansor untuk melaksanakan kegiatan Pemilukada serta proses yang terkait di dalamnya,” bunyi surat cuti Joko yang juga Kanit Densus 99 Asmaul Husna Banser Pacitan.

Baca Juga :  Dua Desa di Tulakan Terapkan STBM 5 Pilar

“Bismillah, saya niatkan untuk memperjuangkan kemenangan Mas Aji di Pilbup 9 Desember. Dan hari ini saya sampaikan surat permohonan pengunduran diri sementara kepada Ketua PAC GP Ansor Pacitan,” ujar Sukron dalam keterangan tertulis pada awak media Minggu (8/11) sore.

Para pengurus Banser dan GP Ansor ingin menunjukkan bahwa organisasi dibawah naungan NU tidak berkepentingan dalam politik praktis. Pun dengan Pilkada Pacitan bahwa dukungan warga NU atas nama pribadi bukanlah organisasi.

“Ya mas kami sudah sepakat untuk menghormati keputusan organisasi (instruksi PWNU) bahwa harus mundur sementara karena kami akan ikut mendukung dan memenangkan Mas Aji dan Pak Gagarin,” jelas Imam.

Baca Juga :  Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur telah menerbitkan perintah resmi surat instruksi dengan nomor 752/PW/A-II/L/IX/2020 tertanggal 19 Muharram 1442/7 September 2020.

Surat tersebut ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur beserta perangkat organisasi dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) beserta perangkat organisasi se-Jawa Timur. Termasuk Pacitan sebagai salah satu daerah penyelenggara Pilkada serentak 2020.

Intruksi tersebut melarang penggunaan atribut dan fasilitas NU dan perangkat organisasinya serta mengundurkan diri sementara jika ingin mengikuti serangkaian kegiatan politik praktis di Pilkada serentak 2020. (IS)

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru