Budi Sebut Yudi Sumbogo Contoh Legislatif yang Gagal di Eksekutif

- Jurnalis

Jumat, 13 November 2020 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Penilaian sebagian orang bahwa pengalaman Legislatif tak cukup untuk memimpin Pacitan tidak sepenuhnya salah. Namun, penilaian itu diyakini tak berlaku bagi legislatif yang berpengalaman minimal 3 periode menjabat wakil rakyat.

Ketua PKPI Pacitan Budi Setijono membeberkan alasan mengapa legislator dengan pengalaman lama di DPRD laik berada di kursi eksekutif. Pertama sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Dalam rentan waktu itu cukup bagi legislator untuk mendalami bagaimana pola kerja eksekutif.

“Banyak sekali tokoh legislatif yang sukses berkarir di eksekutif bisa di chek itu dengan sangat mudah. Ya kecuali pengalamannya baru setahun seperti Pak Yudi Sumbogo ya kita bisa melihatnya sendiri,” katanya pada wartawan Jum’at (13/11) malam.

Baca Juga :  Mengabdikan Diri di DPRD, Warkim Sutarto Bawa Harapan Baru untuk Kesehatan Pacitan  

Kedua lanjut Budi tidak mudah bagi seorang politisi bisa terpilih 3 periode berturut-turut. Terbukti lebih dari 10 legislator petahana tumbang pada Pileg tahun 2019. Selain itu dari 45 Anggota Aktif di DPRD Pacitan saat ini hanya 30 persen yang sukses terpilih minimal 3 kali pesta demokrasi pemilihan legislatif.

“Saya punya keyakinan bahwa pengalaman minimal 3 periode di lembaga legislatif sudah cukup untuk mengisi kursi eksekutif. Karena tidak mudah juga bisa terpilih 3 kali berturut-turut apalagi tantangan dalam tiap pemilihan itu berbeda-beda,” imbuh Budi.

Baca Juga :  Antusiasme Pedagang Sambut Gelaran Ronthek Pacitan

Budi menjelaskan pengalaman Cabup nomor 2 di eksekutif selama hampir 5 tahun ini bisa jadi bukti bagaimana kualitasnya. Menurut Budi, jika mumpuni untuk memimpin Pacitan tidak mungkin tokoh seperti Susilo Bambang Yudhoyono mengabaikan namanya.

“Legislatif yang gagal menempati kursi eksekutif setahu saya hanya Pak Yudi Sumbogo saja. Sederhananya kalau punya kualitas dan berprestasi tentu tidak mungkin terbuang dari partai yang sudah berkuasa 15 tahun terkahir di Pacitan,” tukas Budi. (IS)

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru