Pengusaha Tahu Pacitan Siasati Harga Tinggi Kedelai

- Jurnalis

Minggu, 3 Desember 2023 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Tingginya harga kedelai di pasaran bikin pelaku usaha tahu pusing. Mereka harus memutar otak agar usahanya tetap bertahan dan beroperasi.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memperkecil ukuran produk jadi. Ukuran tahu mini itu pun jadi solusi sementara hingga harga bahan baku kembali normal.

Hal itu seperti dialami Dodik Winoto. Pemilik pabrik tahu di Arjowinangun itu mengaku memilih tetap beroperasi meski dengan risiko. Sebab, jika sampai mesin produksi berhenti tentu akan mengecewakan pelanggan.

Baca Juga :  Seorang Warga Madiun Yatim Piatu dan Mengidap Hidrosefalus, Begini Kondisinya

“Sementara ini ketebalannya yang berubah jadi lebih kecil. Kalau harga jual masih sama,” kata Dodik Winoto, seorang pemilik pabrik tahu di Pacitan.

Pria yang akrab disapa Doni itu mengungkap kenaikan harga kedelai diluar perkiraan. Sebab, dalam tempo singkat harga Rp 10.900 berubah jadi Rp 12.800 per kilogram.

Keputusan memperkecil ukuran tahu, lanjut Doni lebih didasari alasan menekan biaya produksi. Di sisi lain dirinya mempertimbangkan aspek kemanusiaan jika harus menaikkan harga.

Baca Juga :  Festival Pacitanian 2024, Harmoni Budaya dan Musik di Goa Tabuhan

Pun hingga saat ini kapasitas produksi tidak dikurangi. Dirinya berharap kondisi segera membaik sehingga iklim usaha kembali normal.

Sebab, dampak kenaikan harga itu bikin omzet per hari menurun hingga 10 persen. Sebagai produsen, Doni berharap pemerintah segera mencarikan solusi agar harga kedelai impor kembali terjangkau.

“Sepertinya siklus tahunan ya. Setiap mendekati tahun baru dan hari raya, (harga) kedelai pasti naik. Makanya kita berharap segera ada solusi,” kata pengusaha yang dibantu 20 pekerja tersebut.

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan
Grand Launching di Museum dan Galeri SBY – Ani, Dr. Warkim Satukan Buku, Inovasi, dan Pengabdian
Atlet Angkat Besi Pacitan Luluk Diana Terima Bonus, Fokus Bidik Asian Games 2026
Keep and Rockin di Pesisir Selatan! Aksi Kaka Slank Tanam Mangrove di Pacitan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:17 WIB

Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 18:21 WIB

Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:38 WIB

Grand Launching di Museum dan Galeri SBY – Ani, Dr. Warkim Satukan Buku, Inovasi, dan Pengabdian

Berita Terbaru