Suguhan Keindahan Alam Pegunungan, Sensasi Petik Kopi Senikmat Cita Rasa Kopi Nawangan

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Bupati Aji petik kopi Nawangan saat kunjungan kerja di wilayah setempat. (Foto:Istimewa).

Momen Bupati Aji petik kopi Nawangan saat kunjungan kerja di wilayah setempat. (Foto:Istimewa).

LINTAS7.NET,PACITAN – Kabupaten Pacian dikenal akan potensi alam yang menakjubkan. Tak hanya sektor pariwisata, alam Pacitan potensial untuk pengembangan pertanian dan perkebunan. Satu diantara komoditas pertanian berkualitas adalah Kopi Nawangan.

Ya, di wilayah Kecamatan Nawangan yang didominasi pegunungan dan perbukitan tumbuh subur tanaman kopi robusta. Hasil produksi kopi robusta yang lebih dikenal dengan sebutan kopi Nawangan mulai diminati pasaran.

Ini karena kopi robusta Nawangan memiliki cita rasa khas, dengan karakter kuat dan kadar kafein yang relatif rendah. Tumbuh di ketinggian 1.225 meter di atas permukaan laut, kopi ini berkembang jadi salah satu komoditas unggulan yang menggerakkan ekonomi masyarakat.

Camat Nawangan, Sukarwan mengatakan pemerintah secara aktif mendampingi kelompok petani untuk menjaga kualitas kopi, sekaligus memberikan pelatihan pengolahan dan promosi produk.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Raih Penghargaan Nasional Bidang Kesehatan

“Kita bantu dari hulu ke hilir, mulai dari perawatan tanaman, proses pascapanen, sampai pemasaran. Bahkan sudah ada petani yang memasarkan produknya melalui media sosial,” tambahnya.

Para petani di Nawangan pun mulai berinovasi. Selain menjual biji mentah, mereka mengolah hasil panen menjadi bubuk kopi kemasan, bahkan menyajikannya langsung di warung kopi lokal. Sebagian lainnya juga mulai belajar teknik roasting mandiri agar nilai jual kopi meningkat.

Kopi Nawangan saat ini dipasarkan secara tradisional, namun perlahan mulai merambah pasar digital melalui berbagai platform online. Meski jumlah produksi masih terbatas, optimisme terus tumbuh seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi lokal.

“Kalau ini dibranding dengan baik dan terus didorong, saya yakin Kopi Nawangan bisa bersaing di tingkat nasional. Apalagi wisata petik kopi ini bisa jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman langsung,” imbuh Sukarwan.

Baca Juga :  Integrasi Digital dan Disiplin Lalu Lintas, Kunci Keselamatan Warga Pringkuku

Tak hanya dari sisi produksi, Nawangan juga mulai mengembangkan potensi agrowisata petik kopi, terutama di kawasan sekitar Monumen Jenderal Soedirman. Para wisatawan bisa langsung memetik buah kopi merah dari pohonnya sambil menikmati kesejukan alam pegunungan.

Geliat agrowisata ini mulai terlihat. Karwan menyebut pengembangan Kopi Nawangan bukan sekadar meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kopi Nawangan ini bukan hanya soal cita rasa, tapi juga bagian dari identitas kami. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan Monumen Jenderal Soedirman bisa menjadi destinasi agrowisata petik kopi unggulan,” pungkas Sukarwan. (Red/Adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru