Mensos Tinjau Sekolah Rakyat Ponorogo, Kagum Dengan Inovasi Dari Bupati

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Giri dampingi Mensos tinjau sekolah rakyat. (Foto:Pemkab Ponorogo).

Bupati Giri dampingi Mensos tinjau sekolah rakyat. (Foto:Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, Selasa (8/8), mengunjungi Sekolah Rakyat 5 Ponorogo, yang ada di Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Tidak hanya menemui 125 siswa Sekolah Rakyat. Menteri Sosial yang juga didampingi Wamensos RI serta sejumlah pejabat juga memberikan arahan kepada guru dan para penanggung jawab sekolah rakyat. Salah satunya meminta jaminan tidak ada ada bullying, kekerasan hingga perundungan di dalam sekolah rakyat.

‘’Sekolah Rakyat adalah rumah kedua kalian semua. Penghuninya juga saudara kalian semua. Jadi tidak ada kata bullying atau kekerasan di dalam sekolah,’’ tutur Gus Ipul.

Baca Juga :  Lanud Iswahjudi Raih Penghargaan Dari KPKNL Madiun

Dalam kunjungannya, Mensos juga mengecek langsung kesiapan proses belajar mengajar di sekolah yang memiliki luas hampir tiga hektar. Baik ruang kelas, laboratorium hingga asrama dan tempat tidur siswa.

Uniknya, dalam kunjungan di berbagai sekolah rakat, Mensos dibuat kagum inovasi dari bupati. Yakni adanya peternakan ayam petelur di belakang sekolah rakyat. Nantinya, ayam ini menjadi tanggung jawab para siswa sekaligus untuk melatih kemandirian hingga menunjang program ketahanan pangan.

‘’Yang istimewa di sini ini ada tambahan satu lagi, pak Bupati memberikan dukungan dalam rangka ketahanan pangan dengan memberikan satu peternakan ayam bertelur yang ini bisa jadi pelajaran dan vokasi kemandirian,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Pesona Alam Bukti Tompe di Pacitan Begitu Menawan

Bupati berharap adanya kandang ayam beserta isinya ini bisa menjadi tempat belajar hidup mandiri serta mencukupi kebutuhan hidup. Apalagi telur yang dihasilkan merupakan telur yang sehat dari pakan yang sehat.

‘’Setidaknya dengan adanya ini untuk kebutuhan telur di sekolah bisa disediakan secara mandiri. Ini bisa ditiru sekolah-sekolah lain agar juga bisa melakukan hal yang sama,’’ harap Bupati Sugiri Sancoko. (adv/rc)

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru