Tren Meningkat, IPM Pacitan Masih Terendah di Karesidenan Madiun

- Jurnalis

Sabtu, 9 Desember 2023 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN- Kualitas hidup warga Pacitan terkerek dalam empat tahun terakhir sejak kepemimpinan Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Indikatornya, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dari 2020 hingga 2024. Angka IPM tetap bisa naik tipis meski baru terbebas dari pandemi.

Mengacu data BPS yang dirilis kemarin (8/12). IPM Pacitan tahun ini berada di angka 70.94, atau meningkat 0.75 poin dari tahun sebelumnya 70.19.

Meski begitu torehan itu masih menempatkan Pacitan berada di urutan 29 dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur.

“IPM pacitan naik 1.07 persen dari tahun sebelumnya,” kata kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Pacitan, Wisma Eka Nurcahyanti, Jumat (8/12) sore.

Peningkatan IPM terjadi pada semua dimensi. baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan dan standar hidup layak.

Baca Juga :  Di Madiun, TNI-Polri dan Penyandang Disabilitas Bagikan Sembako Kepada Dhuafa

Pada dimensi umur panjang, dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki harapan hidup hingga 74.58 tahun. atau meningkat 0.23 tahun dibanding dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan pembangunan manusia di Kabupaten Pacitan menunjukkan kemajuan,” tandasnya.

Sementara pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah ( HSL) penduduk umur 7 tahun meningkat 0.02 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 12. 66 tahun menjadi 12.68 tahun.

Sedangkan rata-rata lama sekolah ( RLS) penduduk umur 25 tahun keatas meningkat 0.06 tahun, dari 7.82 tahun menjadi 7.88 tahun pada tahun ini.

“Didukung dengan kualitas pendidikan yang semakin baik,” bebernya

Pun dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata- rata pengeluaran riil per kapita per tahun, yang disesuaikan sebesar Rp 9.681 ribu rupiah, meningkat Rp 497 ribu rupiah atau 5.41 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Sumbernya pengeluaran rill perkapita per tahun menggunakan hasil Susenas maret 2023,”jelasnya.

Baca Juga :  Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Peningkatan IPM tahun ini didukung oleh semua dimensi penyusunya, terlihat dari pertumbuhan pada indikator penyusun yang bernilai positif. Bahkan dua indikator mengalami percepatan pertumbuhan. Yaitu HLS dan RLS, Namun Umur Harapan Hidup ( UHH) mengalami perlambatan pertumbuhan dari tahun sebelumnya yaitu 0.35 persen menjadi 0.31 persen.

“Dari 74.01 tahun menjadi 74 .58 tahun,” tegasnya.

Meski menunjukkan peningkatan signifikan, Namun IPM Pacitan berada di urutan terbawah se Karesidenan Madiun atau berada di bawah Kabupaten Ponorogo, 73.18. Ngawi 73,28. Kabupaten Madiun 74.02, Magetan 76.30 dan Kota Madiun 83.71.

“Ini PR pemerintah daerah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru