Pasar Krempyeng, Sajian Tradisi di Tengah Gema Ronthek

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Festival Ronthek Pacitan 2025 resmi dimeriahkan oleh pembukaan Pasar Krempyeng pada Sabtu sore (5/7/25), yang digelar di kawasan Alun-alun Pacitan. Pasar tahunan ini langsung dipadati ratusan pengunjung sejak hari pertama. Mereka antusias mencicipi aneka kuliner kekinian, jajanan tradisional khas Pacitan, hingga berburu produk kerajinan tangan lokal.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pacitan, Efi Suraningsih, didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, Endah Budi Heryani. Dalam sambutannya, Efi mengapresiasi tingginya partisipasi pelaku UMKM dalam Pasar Krempyeng tahun ini.

“Hampir setiap tahun jumlah UMKM yang bergabung terus bertambah. Ini menunjukkan semangat pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan momentum festival sebagai sarana promosi dan penguatan ekonomi,” kata Efi. Ia juga berharap kegiatan ini makin memperluas jangkauan pasar UMKM Pacitan.

Baca Juga :  Invitasi Bola Voli SBY 2020, Dinikmati Gratis Bonus Konsumsi

Pasar Krempyeng kali ini diikuti oleh puluhan pelaku usaha lokal dari berbagai sektor, seperti makanan, minuman, kriya, dan produk kreatif lainnya. Banyak stand UMKM yang langsung diserbu pembeli sejak jam buka, menciptakan transaksi yang cukup signifikan dalam hitungan jam.

Endah Budi Heryani dari BPK Wilayah XI mengaku kagum dengan antusiasme masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjaga eksistensi budaya daerah, tetapi juga memberikan efek ekonomi nyata bagi warga.

Baca Juga :  Mandulnya Wisata Ngawi, Investor Ataukah Regulasinya ?

“Kami dari BPK melihat ini sebagai contoh sukses integrasi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi. Saya tidak menyangka suasananya bisa semeriah ini,” ujar Endah.

Pasar Krempyeng akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2025, mulai pukul 13.00 hingga 23.00 WIB. Selain berbelanja, pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan ronthek serta hiburan rakyat yang digelar setiap malam di area alun-alun. Gelaran ini menjadi bagian penting dari Festival Ronthek yang kini makin dikenal sebagai daya tarik wisata budaya tahunan di Pacitan.

 

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru