Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Canangkan Program Satu Desa Satu Hektar Jagung

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Giri dukung ketahanan pangan, canangkan tanam jagung 1 hektar per desa. (Foto:Pemkab Ponorogo).

Bupati Giri dukung ketahanan pangan, canangkan tanam jagung 1 hektar per desa. (Foto:Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET, PONOROGO – Dukung program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, Bupati Ponorogo bersama Polres Ponorogo membuat gebrakan baru. Yakni mencanangkan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung hibrida. Yakni ‘satu desa satu hektar’. Seperti Namanya, di setiap desa nantinya diminta untuk menanam satu hektar jagung. Sementara hal senada juga berlaku untuk satu Bhabinkamtibmas harus bisa menanam satu hektar jagung.

Acara ini sendiri diprakarsai oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang diamini oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Gedung Sasana Praja (29/9). Bahkan kegiatan ini juga dihadiri forkopimda. Mulai dari Ketua DPRD Ponorogo, Kasdim 0802 Ponorogo, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog serta Bhabinkamtibmas yang tersebar di 21 Polsek.

Baca Juga :  Lagi dan lagi Hal Mendasar Tak Menyasar, Pelabuhan Gelon Bukan Kemendes Pak!

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan bahwa program ini sejalan dengan instruksi Presiden RI terkait ketahanan pangan nasional. Ia menyebut target penanaman bisa mencapai ratusan hektar.

‘’Kalau satu desa satu hektar, ditambah satu Bhabinkamtibmas satu hektar, maka dari 307 desa ada 614 hektare lahan jagung. Ini pasti mampu memperkuat program ketahanan pangan nasional,” tutur Sugiri saat memberikan sambutan.

Bagi bupati, program ini tidak hanya sekedar menanam saja. Namun juga menambah nilai ekonomi dan kemandirian pangan para petani di Ponorogo. ‘’Harga beli jagung tinggi, biaya penanaman juga tidak sesulit menanam padi. Saya kira ini bisa menambah kesejahteraan petani,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Tak Perlu Ragu, Kualitasnya sudah Lebih Teruji

Untuk mempermudah pembelian, pemerintah daerah meminta Bulog Ponorogo untuk menyerap seluruh jagung hasil panen dari petani. Sehingga nantinya petani sudah tidak dibuat pusing ketika memasuki masa panen. ‘’Kalau pembelinya jelas, petani tidak akan ragu ragu kalau menanam jagung. Apalagi ada bantuan benih jagung dari Polisi,’’ jelas Bupati. (adv/rc)

Berita Terkait

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut
Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo
Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut
PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Bakorwil III Malang Terima Keris Pusaka Presiden Prabowo Dan Menteri Kebudayaan, Tandai Perayaan Hari Keris Nasional 2026
PLN NP UP Pacitan dan Warga Kembangkan Agrowisata Alpukat Berbasis Lingkungan di Sudimoro
Pengajian Umum Momen Lebaran, Camat Ngadirojo Serukan Persatuan dan Kerukunan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:12 WIB

Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Selasa, 28 April 2026 - 20:50 WIB

Antisipasi Penyebaran Leptospirosis Melalui Lokakarya Mini di Kecamatan Ngadirojo

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Aksi Hijau Hari Bumi, PLN NP UP Pacitan Tanam Cemara dan Pandan Laut

Senin, 20 April 2026 - 17:06 WIB

PLN Nusantara Power UP Pacitan Gandeng Kejari, Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Berita Terbaru