Akhiri Kegaduhan, Pemprov Jatim Batalkan Bantuan 9 M untuk Pembangunan Museum SBY

- Jurnalis

Senin, 22 Februari 2021 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN– Pemerintah Provinsi Jawa Timur membatalkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk pembangunan museum kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan.

Melalui surat resmi, Gubernur Jawa Timur memutuskan menarik dana 9 Milliar yang sempat ditransfer ke kas daerah Pacitan. Penarikan kembali BKK ini sebagai imbas dari kegaduhan yang dimunculkan ke publik.

Bupati Pacitan Indartato membenarkan bahwa uang yang masuk ke kas daerah dikembalikan ke Pemprov Jatim. Pengembalian BKK ini diharapkan mengakhiri kegaduhan di Pacitan.

Baca Juga :  PCNU Pacitan Pastikan Tak Berpolitik Praktis

Permintaan ini sesuai Surat nomor: 910/3050/201.2/2021, tentang penarikan kembali bantuan keuangan khusus Kabupaten Pacitan pada perubahan APBD Provinsi Jawa Timur tahun Anggaran 2020 tertanggal 16 februari.

“Memang ada surat dari Gubernur Jatim yang intinya meminta mengembalikan (dana BKK),” ujar Indartato pada wartawan Senin, (22/2).

Penarikan kembali uang milliaran ini dinilai mempertegas aturan pembiayaan pemerintah untuk pembangunan maupun pemugaran museum tak boleh berlaku untuk Pacitan.

Baca Juga :  Pemuda Rudapeksa Anak Perempuan Di Bawah Umur, Mengaku Tak Tahan Melihat Paha Mulus

“Kebijakan ini bentuk ketidakadilan bagi masyarakat Pacitan. Berbeda dengan museum Bung Karno di Blitar yang tak pernah jadi masalah meskipun menelan biaya pemerintah 40 Milliar. Padahal Bung Karno dan Pak SBY adalah tokoh bangsa yang sama-sama berjasa,” singkat Rifai seorang pemuda Pacitan menyikapi penarikan dana BKK. (IS).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru