Bapenda Mediasi Mediasi dengan Himperra Madiun Raya Terkait Nilai Transaksi

- Jurnalis

Jumat, 19 Maret 2021 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, MADIUN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun selalu mengutamakan pelayanan dan keterbukaan publik. Termasuk ketika melakukan mediasi dengan Dewan Perwakilan dan Pengurus Cabang Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Madiun Raya.

Pada Jum’at (12/3/2021), Dewan Perwakilan dan Pengurus Cabang Himperra Madiun Raya
mendatangi kantor Bapenda Kabupaten Madiun. Mereka datang untuk mediasi terkait keluhan nilai transaksi yang terlalu tinggi serta problem pengajuan keberatan yang selama ini dianggap cukup memakan waktu.

Ketua Himperra Madiun Raya, Arif Supriadi, dalam mediasi mengatakan bahwa, topik utama pembahasan ada pada penilaian appraisal pajak yang menurut Himperra tidak masuk akal. Selain itu juga mengenai pelayanan pengajuan keberatan yang memakan waktu cukup lama.

“Mediasi ada dua pokok permasalahan yakni penilaian appraisal yang keterlaluan tingginya serta tidak logis dan pengajuan keberatan yang makan waktu cukup lama. Ini yang kami bahas,” katanya.

Baca Juga :  Wujudkan Sekolah Sehat, Puluhan Guru se-Kota Madiun Ikuti Pelatihan

Sementara itu, Kadispenda kabupaten Madiun M Hadi Sutikno mengatakan, dari mediasi telah menghasilkan beberapa solusi atas keluhan yang disampaikan Himperra.

“Keluhan yang sudah disampaikan, kami carikan solusi,” katanya.

Sutikno mengatakan, ada dua komponen dalam appraisal penghitungan pajak. Yang pertama, melalui harga transaksi yang ada di dalam sistem dan sudah terpantau dalam minggu terakhir.

Komponen kedua, melalui zona nilai tanah sebagai pembanding bisa melalui appraisal pihak ketiga. Selain itu bisa juga melalui zona nilai tanah di Badan Pertanahan.

Ia menuturkan, terkait salah satu yang dikeluhkan tentang adanya keterlambatan perubahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dengan terbitnya sertifikat, sesuai peraturan Bupati disebutkan dasar perubahan SPPT berasal dari usulan kepala desa.

Rencananya, ke depan akan dibentuk tim untuk merubah regulasi. Sehingga regulasi tersebut dapat digunakan untuk mempercepat proses layanan serta proses peninjauan.

Baca Juga :  Bupati Aji Rayakan Hari Bhakti PUPR Bareng Warga Buyutan

“Keluhan yang disampaikan kami carikan solusi. Salah satunya ada keterkaitan dengan adanya keterlambatan perubahan SPPT dengan terbitnya sertifikat. Nanti akan kami buat tim untuk merubah regulasi yang nantinya untuk mempercepat proses layanan serta proses peninjauan,” jelasnya.

Dia berharap agar semua keluhan yang selama ini dipermasalahkan segera disampaikan di forum tersebut.

“Kalau ada hal yang berkaitan dengan keberatan langsung aja sampaikan pada kami, saya selalu siap diskusi kapan saja di kantor ini dan saya tidak menghendaki ada keluh-kesah di luar kantor,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam mediasi tersebut pengurus Himperra Madiun Raya, Kepala Bapenda M Hadi Sutikno, disaksikan juga dari pihak keamanan Polsek Mejayan, Iptu Afin Choirudin. (ant/red/adv)

Berita Terkait

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:50 WIB

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:17 WIB

Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Berita Terbaru