Penerimaan Negara Tembus Rp457,9 Miliar, Bea Cukai Madiun Optimistis Lampaui Target 2026

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, MADIUN – Kinerja penerimaan negara yang dihimpun Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madiun menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026. Hingga akhir Mei, total penerimaan yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp457,98 miliar atau sekitar 32,59 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp1,405 triliun.

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sektor kepabeanan dan cukai di wilayah kerja Bea Cukai Madiun masih memiliki kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara. Penerimaan terbesar masih ditopang oleh sektor cukai yang mendominasi hampir seluruh realisasi pendapatan hingga pertengahan tahun.

Kepala Bea Cukai Madiun, Heru Djatmika Sunindya, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan fungsi institusi sebagai pengelola penerimaan negara sekaligus pengawas lalu lintas barang kena cukai, Rabu (17/6/26).

Baca Juga :  Antisipasi dan Sosialisasi Penyebaran Covid-19, Polres Madiun Terjunkan Personel ke Titik Kumpul Massa

Menurutnya, sinergi antara pengawasan, pelayanan, dan pendampingan kepada pelaku usaha menjadi faktor penting yang mendorong tercapainya realisasi penerimaan yang cukup tinggi pada lima bulan pertama tahun ini.

Dari total penerimaan yang tercatat, sektor cukai menyumbang Rp457,99 miliar atau telah mencapai 32,60 persen dari target sektor cukai yang ditetapkan sebesar Rp1,405 triliun. Sementara itu, penerimaan dari bea masuk tercatat sebesar Rp95,74 juta atau setara 39,53 persen dari target tahunan Rp242,21 juta.

Meski nilai penerimaan bea masuk jauh lebih kecil dibandingkan cukai, persentase pencapaiannya menjadi yang tertinggi. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas perdagangan dan kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban kepabeanan.

Baca Juga :  DBHCHT Dorong Pembangunan RSUD dr. Darsono, Warga Pacitan Siap Nikmati Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Memasuki semester kedua 2026, Bea Cukai Madiun menargetkan tren pertumbuhan tersebut dapat terus berlanjut. Berbagai langkah strategis akan diperkuat, mulai dari peningkatan koordinasi dengan instansi terkait, optimalisasi pelayanan kepada dunia usaha, hingga pengawasan yang lebih intensif terhadap kepatuhan di sektor kepabeanan dan cukai.

Dengan capaian yang telah menembus hampir sepertiga target tahunan dalam lima bulan pertama, Bea Cukai Madiun optimistis mampu menjaga momentum positif sekaligus memperkuat kontribusi terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sepanjang 2026.

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami
Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami

Berita Terbaru