LINTAS7.NET, PONOROGO- Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita menyentil pengadaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih mengambil dari luar Ponorogo. Ini disampaikan bunda saat menggelar rapat evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bumi Reog.
Evaluasi menggandeng berbagai pihak. Termasuk perwakilan dari BGN, Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, Kejari Ponorogo.
Evaluasi MBG digelar di ruang rapat Bantarangin, Gedung Graha Krida Praja lantai 2, Jalan Alun-Alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim, Kamis (24/9)
Bunda Lisdyarita meminta pengelola dapur MBG mengutamakan produk lokal selama komoditas yang dibutuhkan tersedia di wilayah Ponorogo. Baik dari sayuran hingga peternakan. Mulai dari ikan hingga telur ayam.
“Makanya saya agak marah karena ketika saya mendengar beberapa barang berupa sayur dan telur dari luar daerah. Kan di Ponorogo ada, kecuali di Ponorogo sudah gak ada, monggo,” ungkap Bunda Lisdyarita.
Menurutnya, selagi bahan-bahan di Kabupaten Ponorogo ada, Bunda Lisdyarita meminta untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo mengambil dari orang lokal.
Salah satunya sentra sayur di Kecamatan Pudak. Hampir seluruh warga di Kecamatan Pudak menanam aneka sayur mayur. Mulai dari daun bawang, wortel, kubis hingga sawi dan buncis. Sementara kecamatan Mlarak dan Babadan banyak peternak ayam petelur dan lele. Belum lagi hasil dari kecamatan lain.
“Selama ini banyak petani lokal yang ingin memasukan hasil panen ke SPPG, tapi bingung prosedurnya. Jadi saya harap para pemilik dapur untuk memakai produk produk lokal dulu biar ekonomi di desa bisa tumbuh,’’ harap Bunda. (Red/Adv).






