LINTAS7.NET,PACITAN– Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih melanda Pacitan di tengah musim kemarau. Cuaca tak menentu ini jadi perhatian para pemangku kepentingan di wilayah kecamatan yang rawan akan bencana alam.
Satu diantaranya adalah wilayah Kecamatan Tulakan. Camat Tulakan, Djoko Harijanto mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang begitu cepat. Utamanya warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor.
“Anomali cuaca berubah cepat, kami meminta masyarakat di Kecamatan Tulakan untuk lebih waspada terhadap potensi bencana tanah longsor, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor,” kata Camat Djoko.
Kesiapsiagaan menjadi benteng bagi warga karena bencana alam tak mengenal ruang dan waktu. Terlebih ketika hujan deras mengguyur wilayah Tulakan, kewaspadaan harus ditingkatkan.
“Waspada perlu, tetapi masyarakat harus tetap tenang dan melaporkan setiap peristiwa kepada aparatur pemerintahan terdekat,” papar mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup tersebut.
Perubahan cuaca belakangan ini disebut sebagai dampak dari anomali atmosfer. Sejumlah wilayah di Pacitan diprediksi dilanda hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi. Kewaspadaan jadi kunci mengingat bencana alam tak mengenal ruanh dan waktu. (Red/Adv).






